Selasa, 05 Mei 2020 20:17 WIB

Terjadi di Indonesia, Orang-orang Ini Dua Kali Positif Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar simulasi penanganan pasien virus corona. Begini prosesnya. Ini orang-orang yang kembali terinfeksi usai sembuh Corona di RI. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (Ijeck), Ori Kurniawan, kembali positif virus Corona usai dinyatakan sembuh beberapa waktu lalu. Gugus Tugas COVID-19 Sumut menduga ini merupakan pertama kali terjadi di Indonesia.

"Sepengetahuan saya pribadi, saya baru dengar ini (positif kembali usai sembuh di Indonesia)," ujar Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan, Selasa (5/5/2020).

Faktanya, Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti sempat membeberkan, kasus dua warga yang dinyatakan positif Corona yakni wanita (37) asal Kecamatan Srengat dan wanita (69) asal Kecamatan Selopuro. Dari kasus dua warga Kabupaten Blitar ini disebutnya ada yang mengalami reaktivasi.

"Yang Srengat, ini dulunya PDP dari klaster pelatihan petugas haji dan dinyatakan sembuh pada 1 April. Hasil swab kedua negatif, keluar rumah sakit kemudian isolasi mandiri. Tapi yang bersangkutan mengalami gejala klinis lagi, dites rapid positif (reaktif). Lalu di tes swab tanggal 15 April dan hari ini hasilnya keluar terkonfirmasi positif," jelas Krisna di grup percakapan jurnalis COVID-19 Blitar, Selasa (28/4/2020).

Kondisi sembuh usai dilaporkan positif bisa terjadi karena reinfeksi atau reaktivasi. Perbedaan keduanya sempat dijelaskan Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio, beberapa waktu lalu.

"Reaktivasi itu berarti virus masih ada di dalam tubuh. Jadi di tenggorokan sudah tidak ada dan tidak terdeteksi, tapi mungkin virusnya masih ada di organ lain," kata Prof Amin.

Sementara reinfeksi dikatakan seseorang yang kembali terpapar Corona. Hal ini bisa terjadi meski telah melakukan karantina mandiri selama dua minggu setelah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

"Kalau sistem kekebalan yang dimiliki tidak terlalu baik, maka mungkin saja dia terpapar lagi dan bisa sakit lagi," jelas Prof Amin.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)