Kamis, 07 Mei 2020 07:25 WIB

Saran Pejabat WHO Agar Tetap Sehat Saat Puasa di Tengah Pandemi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Asian family lunch outdoors, children having fun at table, Father helps feed daughter Jaga kesehatan berpuasa di tengah pandemi. (Foto: Getty Images/JulieanneBirch)
Jakarta -

Saat ini umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa di situasi yang tidak biasa, yaitu di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Salah satu pejabat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyoroti adanya manfaat kesehatan yang didapat dari berpuasa ini.

Dalam sebuah webinar yang diselenggarakan oleh Departemen Promosi Kesehatan di Sharjah, Penasihat Gizi Regional WHO, Dr Ayoub Al Jawaldeh menyebut bahwa puasa bisa membantu membuang racun yang ada di dalam tubuh.

"Puasa juga bisa membantu regenerasi sel sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan terinfeksi virus dan penyakit kekebalan lainnya," katanya yang dikutip dari Khaleej Times.

Tak hanya itu, Dr Al Jawaldeh juga memberikan empat tips agar bisa tetap sehat selama berpuasa di tengah pandemi COVID-19 ini.

1. Konsumsi makanan yang segar

Dr Al Jawaldeh mendesak bagi mereka yang berpuasa untuk selalu mengkonsumsi makanan-makanan yang segar. Selain itu, ia menyarankan untuk menjauhi makanan yang digoreng atau mengandung garam serta rempah yang tinggi, karena cenderung membuat lebih cepat haus.

2. Tetap terhidrasi

Pejabat WHO mengatakan bahwa orang yang berpuasa harus tetap terhidrasi, dengan mengkonsumsi air sebanyak 8-12 gelas atau setara dengan dua liter air per harinya. Baik saat berbuka dan saat sahur.

"Air membantu untuk membersihkan sistem pencernaan, ginjal, usus, dan membuang racun yang ada di dalam tubuh," jelasnya.

3. Tetap berolahraga

Meski sedang berpuasa, Dr Al Jawaldeh tetap mengingatkan untuk terus berolahraga dan mengkonsumsi asupan yang sehat. Ini juga berguna agar tubuh tetap sehat, meski berpuasa di tengah pandemi.

"Konsumsi juga sayuran, buah, biji-bijian berprotein tinggi, hindari asupan yang mengandung lemak jenuh, dan juga lemak trans," imbuhnya.

4. Hindari minuman instan

Setelah seharian berpuasa, biasanya orang akan mencari berbagai minuman segar untuk berbuka, tak terkecuali minuman instan. Tapi, Dr Al Jawaldeh menekankan untuk menghindarinya.

Ini karena minuman-minuman instan tersebut biasanya mengandung kadar gula yang tinggi, sehingga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes dan obesitas.



Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)