Jumat, 08 Mei 2020 10:38 WIB

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
McDonalds Sarinah McDonalds Sarinah ditutup. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Setelah menempati salah satu sudut pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin, Jakarta dan menjadi salah satu ikon bersejarah di Jakarta selama hampir 30 tahun, McDonald's Indonesia terpaksa harus menutup restoran pertamanya di Indonesia tersebut.

Hal ini dilakukan atas permintaan manajemen gedung Sarinah melalui surat resmi yang diterima oleh manajemen McDonald's Indonesia pada hari Jumat, 1 Mei 2020. Manajemen gedung Sarinah akan melakukan renovasi dan akan melakukan perubahan strategi bisnis pada bangunan milik pemerintah tersebut. Secara resmi McDonald's akan menutup restoran di Sarinah Thamrin tersebut secara permanen pada hari Minggu, 10 Mei 2020 pukul 22.05 WIB.

"Kami menyadari restoran McDonald's di Sarinah Thamrin ini merupakan salah satu restoran kami yang penting dan sangat bersejarah, tidak hanya bagi kami namun juga bagi konsumen kami. Bukan hanya karena lokasinya yang strategis, namun juga karena banyak kenangan yang tercipta di sana. Bagi kami, McDonald's Thamrin adalah flagship store yang menjadi tonggak sejarah kehadiran McDonald's di Indonesia," kata Michael Hartono, Direktur Marketing Communications, Digital dan CBI McDonald's Indonesia dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Seakan-akan ikut terjadi ikatan emosional di kita, itu yang menyebabkan kita tergugah dengan hal-hal baik di hidup kita dan memorable, tak bisa dilupakan kita merasa ada yang terkoyak juga dengan kita, ada attachmentVeronica Adesla - Psikolog Klinis

Banyak orang merasa kembali mengingat masa lalu, memori-memori saat berkunjung ke Mcdonalds Sarinah ini. Maklum, lokasi McD Sarinah cukup strategis sehingga menjadi tongkrongan 'sejuta umat'. Tapi mengapa ya kita merasa 'baper' alias terbawa perasaan saat mengingatnya?

Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth mengatakan memori dan kenangan yang indah akan menjadi suatu momentum yang tak terlupakan oleh seseorang. Momentum ini menjadi suatu reminder atau pengingat bagi orang tersebut.

"Entah baju, restorannya, entah itu lagu itu terkait dengan hal-hal tersebut kemudian terjadi sesuatu, misalnya ditutup lah tempatnya, band musiknya bubar, penyanyinya ada yang passed away, itu akan membuat kita memiliki rasa emosional di situ karena sudah terjalin ikatan emosional dari hal tersebut," jelas Veronica saat dihubungi detikcom Jumat (8/5/2020).

"Itu kita punya kenangan dengan orang tertentu dengan peristiwa tertentu, maka kita akan merasa kehilangan, yah kenapa padahal gue dulu kesana sering banget, kan itu mcd pertama loh yang dibuka," ujar Vero.

Maka menurut Vero tak heran, jika ada sesuatu yang begitu melekat pada diri seseorang, ikatan emosionalnya pun bisa ikut tergugah dengan hal yang terjadi.

"Seakan-akan ikut terjadi ikatan emosional di kita, itu yang menyebabkan kita tergugah dengan hal-hal baik di hidup kita dan memorable, tak bisa dilupakan kita merasa ada yang terkoyak juga dengan kita, ada attachment," pungkasnya.



Simak Video "Kata Psikolog soal Prank yang Dibuat Ferdian Paleka"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)