Jumat, 08 Mei 2020 12:04 WIB

Studi Ungkap Sebagian Pasien Sembuh Bisa Kebal dari Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. 3D Render Studi ini menyebutkan sebagian besar pasien Corona yang sembuh bisa kebal. (Ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Sebuah studi menemukan bahwa sebagian besar pasien yang sembuh dari virus Corona COVID-19, punya antibodi yang membuatnya kebal dari virus. Hal ini bisa berlaku pada berbagai usia, jenis kelamin, atau keparahan kondisi si pasien.

Mengutip dari Fox News, antibodi merupakan protein yang dibuat oleh plasma sebagai respon terhadap infeksi. Dengan ini, tubuh bisa bertahan dan melawan virus yang menyerang tubuh.

"Studi ini benar-benar menunjukkan bahwa banyak orang bisa mengembangkan antibodi dengan korelasi yang baik, antara antibodi dan kemampuan mereka untuk menetralkan virus," kata ahli virologi Universitas Columbia, Dr Angela Rasmussen.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh para dokter dari Fakultas Kedokteran Icahn, Mount Sinai, New York, sudah 15.000 orang yang mendaftarkan diri untuk mengembangkan dan mendistribusikan antibodi mereka. Sampel antibodi tersebut pun diambil melalui jari tangan.

"Jenis tes yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan virus itu adalah IgM dan IgG. Ini juga bisa untuk mengevaluasi efektif atau tidaknya kebijakan jaga jarak atau penutupan beberapa fasilitas umum, untuk mencegah terjadinya penularan," jelas penulis utama penelitian tersebut, Thomas McDade.



Simak Video "Mengenal Ad5-nCov, Vaksin Corona untuk Antibodi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)