Senin, 11 Mei 2020 14:59 WIB

Ini Kata Studi Mengapa Pria Lebih Rentan Alami Risiko Fatal karena Corona

Anjar Mahardhika - detikHealth
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu Ini kata studi mengapa pria lebih rentan alami risiko terinfeksi Corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Sebuah penelitian di Eropa menemukan bahwa darah pria memiliki kadar enzim yang lebih tinggi dibanding wanita. Hal ini yang menyebabkan alasan pria lebih rentan terhadap infeksi virus Corona.

Studi yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menemukan angiotensin converting enzyme 2 (ACE2) di jantung, ginjal, paru-paru, dan organ-organ lainnya. ACE2 merupakan reseptor pada permukaan sel yang berkaitan dengan virus Corona dan memungkinkan untuk masuk dan menginfeksi sel. Pada virus Corona enzim ini diduga berperan membuat infeksi semakin berkembang ke paru-paru.

Seorang ahli kardiologi dari University Medical Center (UMC) Groningen Belanda, Prof Adrian Voors, mengukur konsentrasi ACE2 dalam sampel darah yang diambil lebih dari dari 3.500 pasien gagal jantung di 11 negara Eropa.

Penelitian ini dimulai sebelum pandemi virus Corona mewabah, dan tidak termasuk pasien virus Corona. Namun ketika penelitian ini dihubungkan dengan ACE2 sebagai kunci virus Corona masuk ke dalam sel, ada keterkaitan di antara hal tersebut.

"Ketika kami menemukan bahwa salah satu biomarker terkuat, ACE2 jauh lebih tinggi pada pria daripada wanita. Saya menyadari pria memiliki potensi meninggal lebih mungkin karena COVID-19 dibanding wanita," kata Iziah Sama, seorang dokter di UMC yang ikut dalam penelitian tersebut, seperti dilansir Reuters.

Hal ini juga senada dengan jumlah kematian pada pria jauh lebih banyak. Pria juga dikatakan lebih rentan terinfeksi virus Corona COVID-19 dibanding wanita.



Simak Video "WHO Jelaskan Penyebab Kasus 'Florona' Bisa Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)