ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Mei 2020 04:00 WIB

5 Alasan RI Harus Pikir Ulang Sebelum Longgarkan PSBB Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Relawan menggunakan kostum Kampanye melawan COVID-19 di Makassar (Foto: ANTARA FOTO/ARNAS PADDA)

3. Sepelekan larangan mudik

Beberapa orang melanggar larangan mudik di tengah pandemi Corona demi menekan penyebaran virus Corona COVID-19 di Indonesia. Contohnya saja pada kasus jasa penyelundupan antar mudik.

Menurut pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi Darmaningtyas, jasa mengantar pemudik bahkan nekat menerobos blokade jalan termasuk dalam penyelundupan orang ke kampung halaman dalam rangka mencari keuntungan. Padahal, aturannya sudah jelas bahwa masyarakat dilarang mudik di tengah pandemi virus Corona.

"Termasuk yang memakai truk, itu bagian dari penyelundupan. Dan itu sebaiknya pemerintah harus mengambil tindakan tegas," ujar Tyas kepada detikOto, Selasa (28/4/2020).

4. Pelanggaran PSBB

Sebanyak 1.100 perusahaan atau kantor di Jakarta masih melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dari jumlah tersebut, 188 di antaranya ditutup sementara.

Hal tersebut diketahui berdasarkan data laporan sidak Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta dari 14 April sampai 12 Mei 2020. "188 perusahaan yang tidak dikecualikan, namun tetap melakukan kegiatan usahanya telah dilakukan penghentian sementara kegiatannya," kata Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Andri Yansah dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT