Jumat, 15 Mei 2020 05:30 WIB

Unpad- ITB Kembangkan Rapid Test 2.0, Mampu Deteksi Corona Lebih Dini

Yudha Maulana - detikHealth
ITB Kembangkan Rapid Test 2.0, Bisa Deteksi Corona Sebelum Ada Antibodi Para ilmuwan membuat rapid test Corona (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Yusuf mengatakan, rapid tes 2.0 masih dalam tahap validasi. Rencananya dalam waktu dekat, alat-alat ini akan diujikan ke real sample sesuai dengan etika medis yang berlaku.

"Pengambilan samplenya ktia dibantu banyak pihak, harapannya bulan Juni kita validasi sample, semua metode perlu validasi, untuk validasi kita lakukan 5000 - 10.000 produksi untuk kepentingan validasi, bila alat ini ingin tambah produksinya, tentunya perlu peningkatan validasinya," ujar Yusuf.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dua produk karya anak bangsa ini diharapkan bisa mempercepat penanggulangan COVID-19. Ia optimistis alat ini, selain lebih akurat, juga lebih ekonomis dari segi anggaran.

"Perkembangan baik di Jabar khususnya dari ilmuwannya, UNPAD bekerjasama dengan ITB dan lain-lain, hari ini memproduksi dua jenis alat tes di luar PCR dan rapid tes, alat tes pertama yang dinamai rapid test 2.0, yang ini sama cepatnya dengan rapid tes darah, tapi akurasinya bisa 80 persen, karena tidak pakai darah tapi pakai swab," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Lain halnya dengan rapid tes 1.0 atau yang kini masih digunakan untuk tes masif, rapid tes 2.0 ini bisa melacak antigen yang spesifik. Berbeda dengan rapid tes sebelumnya yang mendeteksi benda asing secara umum di dalam tubuh melalui antibodi.

"Unpad-ITB juga membuat alat tes baru, seperti PCR tapi tidak perlu laboratorium, cukup sebesar alat sebesar aki mobil, bisa dibawa di mobil, alatnya harganya sekitar 200 juta tapi mobile," ujarnya.

"Ini sumbangsih belanegara melalui ilmunya, ada yang berjuang di garis depan seperti dokter dan tenaga medis, bela negara dengan harta dan bela negara dengan ilmunya, saya apresiasi juga kepada bu Rektor Unpad, insya Allah jabar bisa mengejar target 300 ribu dengan alat pcr sendiri dari Biofarma, alat rapid tes 2.0 dari Unpad dan SPR Unpad-ITB, dan ventilator dari Pindad-PT DI," katanya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(yum/up)