Sabtu, 23 Mei 2020 09:23 WIB

Terpopuler Sepekan: Anjuran Seks Kontroversial untuk Para Lajang

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19. Virus Corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Belanda memberikan anjuran kontroversial terkait aktivitas seksual di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Pasalnya, anjuran tersebut ditujukan bukan untuk para pasangan melainkan bagi kaum lajang.

Anjuran yang dikeluarkan oleh Lembaga Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM) ini menyebut para lajang sebaiknya mencari sex buddy atau partner bercinta. Ini bertujuan agar terhindar dari perilaku seks berisiko karena berganti-ganti pasangan.

RIVM sangat detail dalam memberikan anjuran tersebut. Dikatakan, pasangan sex buddy harus saling mengatur diri. Jika salah satu di antaranya mengalami gejala COVID-19, maka harus menghindari keintiman.

Dikutip dari BBC, Belanda menerapkan social distancing sejak 23 Maret. Kebijakan pemerintah setempat masih memperbolehkan warga berkumpul dalam jumlah kecil asal tetap saling menjaga jarak.

Hingga saat ini Belanda mencatatkan 44.888 kasus positif virus Corona. Dari jumlah tersebut, tercatat total 5.788 pasien meninggal dunia.



Simak Video "WHO Sebut COVID-19 Bukan Penyakit Musiman, Tahan di Segala Cuaca"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)