Kamis, 28 Mei 2020 17:38 WIB

Dokter Putus Hubungan dengan Orang Tua, Psikolog Singgung Kemungkinannya

Muhammad Anjar Mahardhika - detikHealth
Ilustrasi Palu Hakim Kasus ini jadi viral di media sosial. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Seorang dokter berinisial "A" saat ini menjadi perbincangan karena memutus hubungan dengan kedua orang tuanya sendiri. Terlebih, A memutuskan hubungan setelah dibesarkan dan disekolahkan oleh orang tuanya hingga menjadi dokter.

Dokter A dikabarkan tak mengundang orang tuanya ke pesta pernikahan yang telah mereka biayai. Puncaknya, dokter A memasang sebuah iklan di koran nasional menyatakan putus hubungan dengan kedua orang tuanya.

Menanggapi hal ini, psikolog klinis dari Ciputra Medical Center, Christina Tedja, MPsi, mengatakan terdapat dua kemungkinan seseorang melakuakan tindakan tersebut, di antaranya toxic relationship dan lingkungan.

"Iya mungkin saja toxic relationship atau pengaruh lingkungan," ujar Christina saat dihubungi detikcom, Kamis (28/5/2020).

Menurut Christina, penyebab terjadinya toxic relationship biasanya berawal dari konflik pribadi yang terjadi. Dalam kasus ini, salah satu faktornya bisa jadi karena trauma yang dialaminya sejak kecil.

"Misalnya saat anak masih kecil terlalu banyak mengalami pengalaman negatif di marahin, dikritik, tidak didukung, kekerasan, dan lain-lain. Nah di saat yang bersamaan anak masih membutuhkan orang tua karena anak masih dependen," kata Christina.

"Ketika besar sudah memiliki power (uang, mandiri, dan lain-lain) maka anak akan belajar marah, mengkritik, tidak mendukung," jelasnya.

Sedangkan faktor lingkungan, dapat terjadi ketika seseorang merasa aman dan nyaman di lingkungan tersebut. Sehingga lebih mendengar omongan dari lingkungannya dibanding orang tua.

"Ketika kita berada pada lingkungan tersebut, maka kita akan cenderung lebih mudah untuk percaya dan berperilaku sosial yaitu mengikuti apa yang kebanyakan disarankan atau dilakukan pada lingkungan tersebut," pungkasnya.



Simak Video " Ini Tips Turunkan Demam Tinggi pada Si Kecil"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)