Minggu, 31 Mei 2020 12:47 WIB

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Olahraga Pakai Masker di Tengah Wabah Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti Palembang dan sekitarnya. Akibatnya, warga yang beraktivitas di luar ruangan dan juga berolahraga harus menggunakan masker. Ilustrasi olahraga pakai masker. (Foto: Raja Adil Siregar)
Jakarta -

Ketika anjuran untuk tetap di rumah dan PSBB dilonggarkan banyak yang mulai beraktivitas di luar. Meski demikian semua orang tetap diimbau untuk mengenakan masker atau penutup wajah saat di luar rumah sebagai salah satu upaya pencegahan virus Corona.

Namun apakah aman saat mengenakan masker saat berolahraga outdoor? Secara umum, jika berolahraga di kawasan dengan penularan yang tinggi maka pakai masker sangat dianjurkan. Boleh-boleh saja mengenakannya tapi ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan.

"Kebanyakan orang bisa berolahraga dengan mengenakan masker. Namun harus tetap memantau kondisi saat itu dan hati-hati jika merasakan gejala tertentu seperti sakit kepala ringan, pusing, mati rasa atau kesemutan dan sesak napas," tutur Grayson Wickham, ahli kebugaran dari Movement Vault dikutip dari CNET.



Wickham mengatakan orang yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau pernapasan harus berhati-hati saat berolahraga dengan masker. Tingkat keparahan kondisi mereka akan menentukan apakah tepat atau tidak bagi mereka untuk berolahraga dengan masker.

"Mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan lebih disarankan berolahraga di rumah yang tidak mengharuskan mengenakan masker," sebutnya.

Kondisi yang dimaksud antara lain asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), bronkitis, fibrosis paru dan segala hal yang mempengaruhi jantung dan paru-paru. Jika tidak memiliki penyakit bawaan, maka harus berhenti berolahraga jika merasa sesak dan sakit kepala mendadak.



Simak Video "Prediksi Ahli Infeksi Singapura soal Akhir Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)