Sabtu, 06 Jun 2020 11:39 WIB

Tangisan Warga Peru yang Kekurangan Tabung Oksigen untuk Pasien Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Warga peru mengantri oksigen di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Seorang warga di kota Iquitos, Peru, mengantre isi tabung oksigen. (Foto: CNN/AFP)
Jakarta -

Peru menghadapi masalah krisis tabung oksigen di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Akibatnya banyak pasien dilaporkan tak bisa mendapat perawatan hingga akhirnya meninggal dunia.

Salah satu warga, Carlos Rojas (41), mengaku ibunya turut meninggal akibat kekurangan oksigen setelah didiagnosis mengidap pneumonia. Di rumah sakit, ia menyaksikan bagaimana orang lain menghadapi hal yang sama, mencari tabung oksigen untuk kebutuhan orang tersayang.

Warga peru mengantri oksigen di tengah pandemi virus Corona COVID-19.Tabung oksigen diperlukan untuk pasien yang kesulitan bernapas. (Foto: CNN/AFP)

Dikutip dari CNN, warga harus mengantre bila ingin mengisi tabung oksigen. Tingginya permintaan membuat mereka yang putus asa akhirnya mencari oksigen di pasar gelap, toko online, hingga media sosial dengan harga tinggi.

"Ibu saya ditelantarkan. Kebutuhan oksigen terlalu tinggi," kata Carlos seperti dikutip dari CNN, Sabtu (6/6/2020).

Krisis oksigen ini disebut-sebut sebagai simbol kekacauan penanganan pandemi COVID-19 di Peru. Presiden Peru, Martin Vizcarra, berjanji akan memikirkan upaya agar produksi dan akses oksigen medis segera ditingkatkan.

"Kami telah memberikan Kementerian Kesehatan sumber daya untuk membeli oksigen yang diperlukan pasien dalam tingkat nasional," kata Vizcarra.

"Keputusan yang sama juga telah menetapkan pemberian 11 juta sol untuk membangun jaringan distribusi dan pemeliharaan pabrik oksigen di kota Lima dan daerah lain," lanjutnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan benua Amerika sebagai episentrum baru virus Corona COVID-19. Di Amerika Latin, Peru jadi negara kedua dengan kasus Corona terbanyak setelah Brasil dengan lebih dari 180 ribu kasus.



Simak Video "Hampir 10 Juta Kasus, WHO Soroti Krisis Oksigen untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)