Senin, 08 Jun 2020 10:34 WIB

Ojol Mulai Narik Lagi, Penumpang Belum Terbiasa Bawa Helm Sendiri

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ojek online kembali tengah menarik penumpang di kawasan Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020). Kementerian Perhubungan mengizinkan ojek online (ojol) untuk kembali mengangkut penumpang wilayah yang menerapkan PSBB. Penumpang ojol belum terbiasa bawa helm sendiri. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Sejak beberapa bulan tidak beroperasi, ojek online (ojol) kembali aktif membawa penumpang hari ini, Senin (8/6/2020). Baik para pengendara dan penumpangnya tetap menggunakan masker sesuai arahan pemerintah.

Namun, ojol yang beroperasi hari ini masih kurang dalam menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti menyediakan hand sanitizer dan cairan disinfektan. Hal ini karena keterbatasan biaya yang harus dikeluarkan.

Di sisi lain, penumpang juga belum terbiasa membawa helm sendiri. Rahma, salah satu penumpang ojol mengaku harus menyiapkan tutup kepala sendiri.

"Aku juga sedia itu sih hand sanitizer sama tutup kepala buat pas pake helm nanti di tas, jadi nggak langsung ke rambut aku," ungkapnya pada detikcom, Senin (8/6/2020).

Penumpang ojol lainnya, Fahmi, juga berbagi tips yang ia lakukan selama naik ojol. Ia menyarankan untuk tetap jaga jarak hingga melakukan pembayaran dengan non-tunai agar tidak ada kontak langsung dengan si pengendara.

Selain itu, sejak awal mulai bekerja ke kantor, ia juga selalu cuci tangan. Menurut Fahmi, itu bisa membersihkan virus yang mungkin menempel di tangan dari kendaraan umum yang ia naiki.

"Usahain nggak kontak langsung sama abang ojolnya, jaga jarak lah ya. Kalau bisa, pembayarannya pun sudah pakai yang non-tunai jadi bisa lebih aman. Jangan lupa tuh cuci tangan, kasihan kan orang di kantor kalo kita bawa virus," jelas Fahmi.

makeup artist


Simak Video "Protokol yang Harus Diperhatikan saat Nge-gym di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)