Jumat, 19 Jun 2020 17:01 WIB

20.717 Spesimen Corona Diperiksa, Kembali Lampaui Target Jokowi

Muhammad Anjar Mahardhika - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Uji spesimen corona. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah pada Jumat (19/6/2020), telah melakukan pemeriksaan pada 20.717 spesimen virus Corona Covid-19. Dari hasil ini didapatkan 1.041 konfirmasi kasus positif.

"Kami telah melaksanakan pemeriksaan spesimen pada hari ini sebanyak 20.717 ," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Jumat (19/6/2020).

Total pemeriksaan spesimen hingga hari ini mencapai 601.239. Jumlah ini didapat berdasarkan dua pemeriksaan, yaitu real time polymerase chain reaction (RT PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Jumlah spesimen yang berhasil diperiksa hari ini menjadi rekor pemeriksaan spesimen tertinggi dalam satu hari. Bahkan kembali melebihi target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu 20.000 pemeriksaan dalam sehari.

Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Jumat (19/6/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 1.041 menjadi 43.803
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 551 menjadi 17.349.
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 34 menjadi 2.373.

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Sebelumnya pada Kamis (18/6/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 42.762 dengan 16.798 di antaranya sembuh dan 2.339 meninggal.

Dari hasil ini, Indonesia masih menjadi negara dengan kasus positif tertinggi di ASEAN.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)