Kamis, 25 Jun 2020 05:55 WIB

3 Tips Sehat Mengonsumsi Mi Instan

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi mi instan Ilustrasi mi instan (Foto: Getty Images/iStockphoto/wachira aekwiraphong)

2. Mengandung banyak garam

Tidak mengherankan jika mi instan mengandung banyak garam, yang dapat mempengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension pada tahun 2014, ditemukan bahwa konsumsi natrium makanan tinggi diakui sebagai salah satu faktor utama dalam tingkat kematian yang tinggi dalam 23 studi kasus terakhir. Natrium tambahan ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Solusi:

Cara mengakali kandungan garam berlebihan dalam seporsi mi instan adalah dengan tidak menggunakan bumbu penyedapnya. Agar tidak terasa hambar, ganti bumbu penyedap dengan kecap dan minyak wijen juga tambahkan sejumput garam untuk menambah cita rasa.

3. Sulit dicerna

Mi instan dapat 'terjebak' di sistem pencernaan sehingga proses pencernaannya bisa dilakukan selama berjam-jam. Ini tentu dapat mengganggu kadar gula darah dan pelepasan insulin jika dikonsumsi terlalu cepat. Mi instan membuat proses pencernaan menjadi lambat.

Solusi:

Kandungan serat dalam mi instan juga sangat minim sehingga membuatnya sulit dicerna. Menambahkan sayuran seperti brokoli atau sayuran lain bisa membuat mi instan lebih 'aman' untuk dikonsumsi. Tapi sekali lagi, tak boleh berlebihan ya!

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "4 Komitmen Pemerintah untuk Cegah Anemia pada Remaja Putri"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)