Kamis, 02 Jul 2020 15:53 WIB

23.519 Spesimen Corona Diperiksa, Rekor Tertinggi RI Per 2 Juli

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Rekor spesimen hari ini . (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah pada hari Kamis (2/7/2020), telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 23.519. Pemeriksaan ini menjadi rekor tertinggi pemeriksaan spesimen per hari sejak awal wabah Corona di Indonesia.

Sebelumnya rekor tertinggi dilaporkan pada Jumat (26/6/2020) sebanyak 22.819 spesimen virus Corona. Jumlah ini didapat berdasarkan dua pemeriksaan, yaitu real time polymerase chain reaction (RT PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Kita hari ini melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 23.519. Sehingga total spesimen yang telah kita periksa sampai saat ini adalah 849.155 spesimen," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (2/7/2020).

Jumlah akumulatif spesimen yang berhasil diperiksa hingga hari ini adalah 849.155. Penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.624 kasus sehingga total kasus mencapai angka 59.394 kasus.


Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona COVID-19 pada Kamis (2/7/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 1.624 menjadi 59.394.
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 1.072 menjadi 26.667.
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 53 menjadi 2.987.

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.



Simak Video "Prediksi Ahli Infeksi Singapura soal Akhir Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)