Jumat, 03 Jul 2020 10:17 WIB

Kandidat Vaksin Corona Andalan WHO Tunda Uji Coba Tahap Akhir

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Virus corona: Vaksin sudah tersedia bila ilmuwan melanjutkan penelitian vaksin untuk SARS dan MERS Kandidad vaksin corona andalan WHO tunda uji coba tahap akhir. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Uji coba tahap akhir atau fase 3 kandidat vaksin Corona potensial produksi Moderna yang melibatkan 30 ribu partisipan diperkirakan akan dilakukan pada 9 Juli mendatang disebut ditunda pelaksanaanya.

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat ini membuat perubahan rencana uji coba yang disebut Protocol, sehingga memundurkan tahap uji klinis fase tiga. Seorang peneliti yang tidak ingin disebutkan namanya dan terlibat dalam pembuatan vaksin tersebut menekankan perubahan ini bersifat umum tapi masih tidak jelas kapan uji coba akan dilaksanakan.

"Pemahaman saya adalah bahwa mereka ingin uji coba vaksin pertama pada Juli dan mereka mengatakan masih berkomitmen untuk itu," kata peneliti tersebut dikutip dari STAT News.

Pihak Moderna hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penundaan uji coba tersebut. Masih tidak jelas apakah penundaan dilakukan karena berhubungan dengan alasan keselamatan.

Mengembangkan dan memproduksi vaksin dalam skala besar memang merupakan tantangan tersendiri dan selalu ada halangan yang tak terduga. Misalnya uji coba pada hewan tampak menjanjikan tapi tidak memberikan hasil yang baik pada manusia. Atau bisa saja ada masalah dalam produksi vaksin.

Sebelumya Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan ada dua kandidat terdepan vaksin COVID-19, salah satunya yang dikembangkan oleh Moderna.

"Kami juga tahu vaksin Moderna juga akan masuk ke uji klinis fase tiga, mungkin mulai pertengahan Juli, dan agar calon vaksin tidak jauh di belakang," kata Chief scientistWHO) Soumya Swaminathan, dikutip dari Reuters.



Simak Video "WHO Jelaskan Kompleksitas Pembuatan Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)