Minggu, 05 Jul 2020 15:00 WIB

Adakah yang Percaya Virus Corona Buatan Lab? Ini Hasil Survei di DKI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pemprov DKI Jakarta akan menutup tempat wisata selama 2 pekan ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya adalah Monas. Adakah yang masih percaya virus Corona buatan manusia? (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Banyak teori konspirasi terkait virus Corona COVID-19. Salah satu yang paling banyak disebut adalah virus Corona buatan manusia di laboratorium. Adakah yang meyakininya?

LaporCovid-19.org dan Social Resilience Lab NTU baru saja melakukan studi 'Persepsi Risiko Warga DKI pada New Normal' dengan jumlah responden lebih dari 150.000 orang. Beberapa pertanyaan yang diajukan juga terkait pengetahuan warga Jakarta soal virus Corona.

Seperti yang dipaparkan associate professor sosiologi kebencanaan dari Nanyang Technological University Singapura, Sulfikar Amir setidaknya ada beberapa pertanyaan yang diajukan pada peserta survei atau responden terkait pengetahuan Corona. Termasuk apakah virus Corona dibuat sengaja oleh manusia, dan Indonesia aman dari Corona karena beriklim tropis.

Hasil survei menunjukkan 58 persen orang tidak tahu apakah virus Corona benar-benar buatan manusia. Sementara 23 persen menilai hal tersebut keliru dan 18 persen lainnya meyakini virus Corona buatan manusia.

"Menariknya, banyak di antara mereka yang percaya virus Corona buatan manusia adalah orang yang juga tidak percaya pakar kesehatan atau dokter," jelas Sulfikar di Webinar LaporCovid-19.org melalui Zoom pada Minggu (5/7/2020).

Meski begitu, tingkat kepercayaan publik pada pakar kesehatan sangat tinggi yaitu berada di skala 4, tertinggi dari indikator-indikator lain yang diteliti seperti keluarga, selebritas dan influencer, tokoh agama, dan pejabat pemerintah. Lalu bagaimana dengan teori lain seperti iklim tropis membuat Indonesia aman dari virus Corona COVID-19?

Sebanyak 45 persen meyakini bahwa informasi Indonesia aman dari virus Corona karena iklim tropis keliru. Namun, 26 persen mengatakan bahwa hal tersebut benar adanya dan 28 persen lain tidak mengetahui kebenaran informasi tersebut.



Simak Video "Inilah Sumber Penularan Virus Covid-19 ke Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)