Jumat, 10 Jul 2020 18:30 WIB

Punya Penyakit Penyerta, Tom Hanks Ceritakan Rasanya Terinfeksi Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - OCTOBER 27: Tom Hanks speaks onstage during the Academy Of Motion Picture Arts And Sciences 11th Annual Governors Awards at The Ray Dolby Ballroom at Hollywood & Highland Center on October 27, 2019 in Hollywood, California. (Photo by Kevin Winter/Getty Images) Tom Hanks ceritakan rasanya terinfeksi virus Corona. (Foto: Tom Hanks (Getty Images/Kevin Winter))
Jakarta -

Pada Maret lalu Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson sempat dinyatakan positif Corona. Diketahui saat itu Hanks dan istri sedang berada di Australia mempersiapkan film tentang Elvis Presley.

"Kami dites virus corona, dan hasilnya kami positif," kata Hanks dalam sebuah pernyataan pada Maret lalu, dikutip dari NY Times.

Kini Hanks dan istri sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19. Hanks mengaku, rasanya terinfeksi virus Corona sangatlah sakit hingga terasa di sekujur tubuh.

"Saya merasakan sakit di tubuh, rasa sakitnya terasa di seluruh badan dan rasanya seperti melumpuhkan saya," ujar Hanks, dikutip dari Express.

Hanks merasa khawatir ketika mengetahui dirinya dinyatakan positif Corona. Terlebih ia memiliki penyakit penyerta sebelumnya, yakni diabetes tipe 2 dan juga terdapat stent di jantungnya.

"Ketika kami berada di rumah sakit. Saya berkata bahwa saya berusia 63 tahun, saya menderita diabetes tipe 2, saya punya stent di jantung saya. Lalu, saya bertanya apakah kondisi saya termasuk yang rentan atau tidak?" jelasnya.

Menurut NHS, stent adalah tabung dari logam yang dimasukkan ke dalam arteri untuk membuat pembuluh darah tetap terbuka.

Hanks mengatakan, ketika berada di rumah sakit ia dan istri dirawat dengan baik. Para tenaga medis selalu memantau perkembangan sakitnya hingga mereka berdua dinyatakan pulih dari Corona.

"Mereka sangat memperhatikan kami karena jika gejalanya bertambah parah, kami akan mendapatkan masalah," ucapnya.

"Para perawat dan dokter pun memantau perkembangan paru-paru kami, karena jika terjadi kerusakan kami akan berada dalam masalah," tuturnya.



Simak Video "Pasien Sembuh Corona Tidak Akan Terinfeksi Lagi, Benar Nggak Ya?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)