Selasa, 14 Jul 2020 13:22 WIB

Pertama di Dunia, Rusia Klaim Berhasil Selesaikan Uji Klinis Vaksin Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Virus corona: Vaksin sudah tersedia bila ilmuwan melanjutkan penelitian vaksin untuk SARS dan MERS Pertama dunia, Rusia klaim berhasil selesaikan uji klinis vaksin Corona. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Rusia menjadi negara pertama yang dikabarkan berhasil menyelesaikan uji coba klinis vaksin virus Corona COVID-19 pada manusia.

Dikutip dari laman Forbes, kepala peneliti untuk Pusat Penelitian Obat-obatan Klinis Rusia di Sechenov University, Elena Smolyarchuk, mengatakan vaksin COVID-19 sudah berhasil teruji aman pada relawan.

"Penelitian telah selesai dan hasil penelitian membuktikan bahwa vaksin aman. Tim peneliti juga akan menyelesaikan kontrak dengan relawan dalam dua tahap, pada 15 Juli dan 20 Juli nanti," ujar Elena.

Meski demikian, belum ada informasi yang pasti kapan vaksin ini akan memasuki produksi komersial.

Uji coba vaksin ini melibatkan dua kelompok relawan dalam dua tahap. Yang pertama, terdiri dari 19 relawan dan yang kedua, melibatkan 20 relawan.

Peneliti memberikan vaksin secara injeksi kepada relawan. Setelah mendapatkan suntikan, relawan tetap diminta mengisolasi diri di rumah sakit selama 28 hari.

Pemerintah Rusia sendiri telah mengizinkan uji klinis terhadap vaksin virus Corona potensial. Uji coba dilakukan oleh Pusat Penelitian Nasional Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya.

Hingga saat ini, Rusia melaporkan 719.449 kasus virus Corona COVID-19. Sekitar 11.188 dinyatakan meninggal akibat komplikasi COVID-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat telah ada 21 vaksin potensial yang tengah diuji coba di seluruh dunia. Setiap negara dan laboratorium mengambil pendekatan yang berbeda untuk menemukan solusi yang tepat demi menghentikan laju penyebaran virus.



Simak Video "Respons Kekebalan yang Diharapkan dari Vaksinasi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)