Rabu, 15 Jul 2020 13:48 WIB

Sensitivitas Rapid Test Corona Buatan Indonesia Diklaim Bisa di Atas 90 Persen

Firdaus Anwar - detikHealth
RI-GHA COVID-19 merupakan alat rapid test yang dibuat oleh anak bangsa. Proses pembuatannya libatkan para peneliti dari berbagai universitas ternama Indonesia. Alat rapid test Corona buatan Indonesia. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Alat rapid test biasa digunakan untuk melakukan pemeriksaan awal kasus potensial virus Corona COVID-19. Di masa awal pandemi, tidak banyak produsen di dunia yang membuat alat ini sehingga banyak negara terpaksa mengimpornya, termasuk Indonesia.

Namun, kini Indonesia dilaporkan sudah bisa membuat sendiri alat rapid test COVID-19 berbasis antibodi. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Hammam Riza, mengatakan sekitar 100 ribu alat akan diproduksi seminggu ini. Kapasitas produksinya akan terus ditingkatkan bisa sampai satu juta alat per bulan.

"Akurasinya sesuai dengan uji validasi. Kita uji validasi ke hampir 10 ribu pasien atau orang-orang yang memerlukan rapid test ini. Dari 10 ribu itu kita mendapatkan sensitivitasnya 98,4 persen untuk IgG, untuk IgM 74 persen," kata Hammam Riza dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Rabu (15/7/2020).

"Sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan. Jadi kami bangga dengan produk ini karena diuji validasi langsung dengan virus strain Indonesia," lanjutnya.

Masyarakat disebut sudah bisa mengakses alat rapid test ini lewat Pusat Pelayanan Teknologi BPPT. Harganya dipatok Rp 75.000 per unit.

IgM atau immunoglobulin M adalah antibodi yang biasanya dihasilkan tubuh saat seseorang pertama kali terinfeksi sebagai bentuk pertahanan pertama. Setelah hari ketujuh atau 15 infeksi, tubuh akan mulai memproduksi IgG atau immunoglobulin G sampai infeksi penyakit hancur atau musnah.

Menurut spesialis patologi klinik dr Muhammad Irhamsyah, SpPK, MKes, dari Primaya Hospital Bekasi Timur, hasil rapid test dengan nilai IgM yang tinggi bisa dianggap sebagai tanda adanya infeksi yang aktif.



Simak Video "Kabar Baik! Ridwan Kamil: Kit Rapid Test Buatan Jabar Capai Akurasi 80%"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)