Kamis, 16 Jul 2020 17:30 WIB

Survei Ungkap 21 Persen Warga Surabaya Masih Percaya Corona Buatan Manusia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ratusan Orang Antre Dites Corona di Surabaya 21 persen warga Surabaya masih percaya Corona buatan manusia. (Foto: Faiq Azmi)
Jakarta -

Banyaknya teori konspirasi COVID-19 yang beredar membuat sebagian masyarakat merasa bingung terkait asal-usul penyakit ini. Salah satunya teori yang mengatakan virus Corona adalah penyakit buatan manusia.

Menurut survei yang dilakukan LaporCovid-19.org dan Social Resilience Lab NTU terhadap 2.825 warga Surabaya, sekitar 21 persen responden masih percaya virus Corona adalah buatan manusia. Sedangkan, 26 persen lainnya meyakini virus Corona bukanlah buatan manusia.

"Sementara 53 persen mayoritas tidak tahu. Artinya, ada ruang kosong di sini dari 53 persen ini beralih menjadi percaya atau tidak percaya," kata Sulfikar Amir, associate professor sosiologi kebencanaan dari Nanyang Technological University Singapura dalam webinar persepsi risiko Surabaya terhadap COVID-19, Kamis (16/7/2020).

Selain itu, Sulfikar menjelaskan dari sisi pengetahuan lainnya terkait COVID-19 pada warga Surabaya, sebanyak 65 persen dari 2.825 orang telah memahami kalau iklim tropis tidak akan menjamin Indonesia bisa aman dari virus Corona.

"Jadi 65 persen itu paham mengenai COVID-19 karena mereka tidak percaya COVID-19 akan hilang dalam situasi iklim tropis," jelas Sulfikar.

"Sementara ada 20 persen yang percaya bahwa Indonesia itu aman dan 15 persen tidak tahu," tuturnya.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)