Senin, 03 Agu 2020 15:02 WIB

Warga Korsel Sterilkan Uang Kertas di Microwave dan Inilah yang Terjadi

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto dari Bank of Korea pada 31 Juli 2020 memperlihatkan kerusakan uang akibat dipanaskan dalam microwave. Bank Korea melaporkan peningkatan penukaran uang kertas rusak. (Foto: Bank Korea)
Jakarta -

Warga di Korea Selatan (Korsel) yang khawatir tertular virus Corona COVID-19 dilaporkan membakar dan mencuci uang kertas mereka. Hal ini dilakukan karena dianggap bisa mensterilkan uang dari virus Corona.

Bank Korea menyebut selama enam bulan terakhir permintaan penukaran uang rusak meningkat tiga kali lipat. Sebagian uang yang ditukar dalam kondisi hangus karena ditempatkan di microwave.

Dalam sebuah pernyataan, Bank Korea menyebut telah memusnakan uang kertas dan koin senilai sekitar 2,69 triliun won.

"Ada sejumlah besar uang yang dibakar di microwave sepanjang paruh pertama tahun ini," kata seorang juru bicara Bank Korea, seperti dikutip dari Reuters pada Senin (3/8/2020).

Apakah disinfeksi uang jadi cara efektif cegah penularan Corona?

Beberapa ahli memang sempat menyebut uang secara teori bisa jadi media perantara penularan virus karena sering disentuh banyak orang. Hanya saja tindakan yang disarankan untuk mencegahnya bukan mencuci atau membakar uang kertas, melainkan sebisa mungkin gunakan uang elektronik atau cuci tangan usai memegang uang.

"Bila memungkinkan gunakan metode pembayaran tanpa sentuhan (bayar tanpa memegang uang, kartu, atau tombol)," tulis panduan pencegahan COVID-19 dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC).

"Bila terpaksa memegang uang, kartu, atau menggunakan tombol, segera gunakan pembersih tangan setelahnya," lanjut CDC.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)