Kamis, 06 Agu 2020 13:40 WIB

Nongkrong Isap Shisha, Seorang Pria Tularkan Virus Corona ke 24 Orang Rekannya

Ayunda Septiani - detikHealth
Virus corona: Misteri di balik tingkat kematian rendah akibat Covid-19 di India Virus Corona di India. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Seorang pria yang berasal dari Shadipur, India, telah menyebarkan virus Corona COVID-19 ke 23 orang teman-temannya setelah berkumpul dan menghisap shisha bersama.

Dikutip dari laman Gulf News, insiden ini pun terjadi di desa Shadipur negara bagian Haryana. Otoritas berwenang setempat telah menyegel desa tersebut untuk memutus rantai penyebaran virus Corona COVID-19.

Kasus klaster baru ini bermula ketika pria tersebut pergi ke sebuah acara pernikahan di wilayah Gurugram. Dari sana, ia kembali ke rumahnya pada 8 Juli. Setelah kembali dari acara pernikahan, ia pulang ke desanya yang berada di kota Julana, pria ini pun langsung berkumpul bersama teman-temannya.

Di situ, ia bersama teman-temannya mengisap shisha bersama, dan diketahui pria tersebut terinfeksi virus Corona COVID-19.

Setelah ditemukan kasus tersebut, penduduk desa setempat pun langsung membentuk panitia bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan kasus baru terkait shisha.

Selain itu, pihak desa juga mendorong warganya untuk menghindari mengisap shisha dan memulai gerakan sanitasi untuk menekan penularan virus Corona COVID-19.

"Ketika kasus COVID-19 tiba-tiba meningkat di desa., kami menemukan shisha sebagai sumber utama penularan virus," jelas petugas medis senior rumah sakit sipil Jind Gopal Goyal.

"Merokok shisha adalah praktik umum di desa-desa dan harus dihindari untuk mencegah wabah COVID-19," tambahnya.

Petugas kepolisian Juliana Surender Singh pun mengatakan pihaknya telah menyegel desa tempat klaster baru ini setelah 24 orang dinyatakan terinfeksi virus Corona dalam satu minggu.

Dikutip dari Research Johns Hopkins University, hingga saat ini India telah mencatatkan 1.908.254 kasus infeksi virus Corona dengan 39.795 kematian.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)