Kamis, 06 Agu 2020 17:30 WIB

Diklaim Bisa Cegah Virus Corona, Stok Obat Kumur di Jepang Ludes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Woman gargling with mouthwash Obat kumur yang diklaim bisa cegah virus Corona. (Foto ilustrasi: thinkstock)
Jakarta -

Setelah sehari di Gubernur Osaka, Jepang, Hirofumi Yoshimura menyebut bahwa obat kumur diklaim efektif untuk mencegah virus Corona, memicu panic buying di kalangan masyarakat. Mereka berburu obat tersebut hingga stoknya habis.

Hal ini pun memicu ratusan ribu orang memposting foto-foto rak yang kosong di media sosial Twitter. Dalam postingannya, mereka pun meminta saran agar bisa mendapatkan obat tersebut.

"Adakah orang lain yang kesulitan membeli obat kumur? Aku sudah kehabisan untuk keempat kalinya," tulis seorang pengguna Twitter dengan akun @shotaro_1117, dikutip dari Channel News Asia, Kamis (6/8/2020).

Dalam postingannya, @shotaro_1117 ini mengunggah foto empat rak yang biasanya tersedia obat kumur, dalam keadaan bersih dan stoknya habis.

Sebelumnya, Gubernur Osaka, Hirofumi Yoshimura mengatakan bahwa berdasarkan penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat virus pada air liur 41 pasien COVID-19 yang bergejala ringan. Ini terjadi setelah puluhan pasien tersebut berkumur menggunakan obat kumur yang mengandung povidone-iodine.

"Mungkin kita bahkan bisa mengatasi virus Corona dengan obat kumur," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (4/8/2020).

Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, pun mengatakan juga mengetahui komentar dari gubernur Osaka tersebut. Ia juga mengatakan bahwa saat ini para peneliti masih terus mencoba membuktikan apakah bahan yang disebutnya bisa mencegah penyakit akibat virus Corona ini semakin memburuk. Namun, beberapa ahli masih meragukan hal ini.

"Pemerintah akan mengamati perkembangan dari penelitian itu (obat kumur)," kata Suga dalam konferensi pers.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)