Jumat, 07 Agu 2020 18:30 WIB

Seorang Remaja Meninggal Usai Makan Popcorn, Ternyata Punya Alergi Ini

Ayunda Septiani - detikHealth
The perfect entertainment snack Seorang remaja meninggal usai makan popcorn, ternyata punya alergi ini. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Seorang remaja 14 tahun meninggal setelah makan popcorn. Diketahui ia memiliki alergi terhadap susu. Ia meninggal setelah timbul reaksi alergi terhadap popcorn yang ia makan selama perjalanan menuju bioskop.

Dikutip dari Metro Uk, Ruben Bousquet (14), meninggalkan EpiPen di rumah saat ia mengunjungi Odeon BFI IMAX di Waterloo London untuk menonton film bersama orang tuanya pada 18 April 2018.

Saat pemutaran film berlangsung, ia mulai merasa tidak enak badan pada pukul 08.30 malam dan langsung bergegas pulang ke Balham. Ibu Ruben Bousquet, Judith Bousquet mengatakan remaja itu merasa tercekat tenggorokannya saat mereka tiba di sana.

Southwark Coroners Court diberi tahu bahwa Ruben sebelumnya rutin mengunjungi bioskop yang sama saat masih anak-anak dan pernah makan popcorn dengan merek yang sama sebelumnya.

Alergi makanan memang telah dialami secara turun-temurun pada keluarganya, dan disebutkan Ruben tidak membawa obat pada hari kematiannya. Dia diperkirakan memiliki alergi terhadap susu yang digunakan untuk membuat popcorn, namun belum pasti penyebab kematiannya.

Pengadilan mendengar Ruben merasakan sakit selama film tersebut berlangsung dan dibawa pulang. Ibu Ruben, dan manajer SDM, mengatakan bahwa Ruben bernapas dengan baik ketika mereka masuk ke dalam mobil, tetapi ketika perjalanan berlanjut, dia mulai mengeluh gatal-gatal pada dadanya.

"Setelah Ruben mengeluhkan ia tidak enak badan, kami langsung pulang, dan disitu ia tidak melihatkan tanda-tanda stres yang hebat. Saat di mobil pun suami saya bertanya, bagaimana nafasnya. Ruben menjawab, tidak apa-apa," jelas Ibu Ruben.

"Tapi sekitar dua sampai tiga menit dari rumah dia mulai menarik-narik tenggorokannya. Dia bahkan tidak bisa berbicara, saya bisa melihat dia berjuang, berjuang dengan segalanya. Dadanya kembung dan bengkak" tambahnya.

Setibanya di rumah, ibu Ruben memberikan dua suntikan EpiPen. Setelah suntikan kedua, Ruben jatuh pingsan sebelum ibunya memulai untuk CPR. Tidak lama setelah itu, tiba ambulan untuk ambil alih resusitasi sebelum Ruben di bawa ke Rumah Sakit Anak Evelina di pusat kota London, di mana dia kemudian meninggal.

Ruben diberi EpiPen setelah didiagnosis alergi terhadap bahan makanan tertentu pada usia 18 bulan. Dia juga menderita asma, konjungtivitis, dan eksim, selain alergi makanannya. Ruben alergi terhadap susu sapi, telur mentah, dan kedelai.



Simak Video "Si Kecil Alergi, Berikut Cara Jaga Imunitasnya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)