Jumat, 07 Agu 2020 19:00 WIB

Selain Corona, Ini 10 Virus Paling Mematikan di Dunia Sepanjang Sejarah

Elsa Himawan - detikHealth
VANCOUVER, BRITISH COLUMBIA - APRIL 4:  Reporter Wendy Luo holds up a N95 mask manufactured by 3M, one of the only masks that guards against germs such as severe acute respiratory syndrome (SARS) April 4, 2003 in Vancouver, British Columbia, Canada. A SARS clinic opened at noon today at St. Vincents Hospital in Vancouver, British Columbia, Canada. SARS is a flu-like illness which has killed at least 80 people, mostly in Asia, and more than 2,200 have been infected around the world. U.S. President George W. Bush listed the mystery virus as a communicable disease by executive order today.  (Photo by Don MacKinnon/Getty Images) Sudah ada banyak pandemi yang mewabah di dunia. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Manusia sudah memerangi virus sejak lama, bahkan jauh sebelum virus Corona COVID-19 melanda dunia. Untuk beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus, sudah ada vaksin dan obat yang dapat mengatasi infeksi itu, sehingga penularannya tidak lagi menyebar secara luas. Akan tetapi masih ada vaksin virus yang belum bisa ditemukan hingga saat ini, seperti HIV.

Dalam beberapa dekade terakhir, sejumlah virus yang berpindah dari hewan ke manusia berhasil memicu wabah yang cukup besar, sampai merenggut nyawa banyak orang, seperti yang kita alami saat ini, yaitu virus Corona.

Selain itu, ada sejumlah virus yang pernah mewabah di berbagai belahan dunia. Berikut di antaranya dikutip dari Live Science.

1. Virus Marburg

Para ilmuwan mengidentifikasi virus Marburg pada tahun 1967. Wabah ini dimulai ketika beberapa pekerja laboratorium di Jerman terinfeksi virus dari kera Uganda. Virus Marburg mirip dengan Ebola karena keduanya memiliki gejala, seperti demam berdarah, kerusakan organ tubuh, hingga kematian.

2. Virus Ebola

Wabah Ebola sudah terdeteksi sejak tahun 1976. Virus ini menyebar melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya, termasuk hewan yang terinfeksi. Seseorang yang terinfeksi virus ini, memiliki gejala yang serupa dengan demam berdarah.

3. Rabies

Meskipun vaksin rabies untuk hewan peliharaan sudah diperkenalkan pada tahun 1920-an, tetapi virus ini masih menjadi permasalahan bagi beberapa negara, seperti di India dan Afrika. Rabies sendiri disebabkan oleh gigitan hewan yang terinfeksi. Biasanya, terdapat pada hewan anjing yang belum disuntik vaksin.

4. HIV

Di dunia modern, HIV menjadi salah satu virus mematikan yang dijuluki sebagai 'Pembunuh Terbesar.' Virus ini sebenarnya sudah dikenali sejak tahun 1980-an. Menurut Amesh Adalja, seorang dokter penyakit menular dan juru bicara Masyarakat Penyakit Menular Amerika, penyakit menular yang memakan korban terbesar adalah HIV karena diperkirakan sudah sekitar 32 juta orang yang telah meninggal sejak virus ini pertama kali dikenali.

5. Cacar

Penyakit Cacar disebabkan karena virus Varicella. Virus ini rupanya sudah dikenali sejak ribuan tahun yang lalu dan diteliti sudah membunuh satu dari tiga orang yang terinfeksi. Menurut sejarawan, terdapat 90% penduduk asli Amerika yang meninggal karena cacar yang ditularkan dari para penjelajah Eropa. Pada abad ke-20, cacar telah membunuh sekitar 300 juta orang.

6. Hantavirus

Virus ini terdeteksi pada tahun 1993, ketika seorang pemuda Navajo bersama tunangannya yang tinggal di daerah Four Corners di Amerika Serikat, meninggal beberapa hari setelah mengalami sesak napas. Beberapa bulan kemudian, otoritas kesehatan menemukan terdapat hantavirus dari seekor tikus rusa yang tinggal di rumah salah satu orang yang terinfeksi. Lebih dari 600 orang di Amerika Serikat yang terjangkit virus HPV, dan 36% diantaranya meninggal dunia.

7. Virus Flu Spanyol

Wabah penyakit ini dimulai sejak tahun 1918 yang menewaskan sekitar 50 juta orang. Virus ini memiliki kesamaan dengan COVID-19, yaitu gejalanya mirip dengan influenza, penularan yang cepat, dan menyebabkan kematian. Wabah penyakit flu Spanyol juga menjadi salah satu faktor perdamaian perang dunia pertama dikarenakan banyak tentara yang meninggal akibat virus ini.

8. Virus Dengue

Virus ini pertama kali muncul pada tahun 1950-an di Filipina dan Thailand. Sejak saat itu, virus ini menyebar ke seluruh wilayah tropis dan subtropis di dunia. Virus Dengue sendiri dibawa oleh nyamuk dan mengakibatkan sakit Demam Berdarah. Virus ini diklaim memiliki tingkat kematian sebesar 20 persen jika tidak ditangani.

9. Rotavirus

Rotavirus menyebabkan penyakit diare yang parah pada bayi dan anak kecil. Virus ini dapat menyebar dengan cepat. Penelitian sendiri mengkonfirmasi bahwa penyakit ini banyak menyebabkan kematian di negara berkembang karena perawatannya yang tidak tersebar secara luas.

10. Mers-CoV

Virus ini memicu wabah di Arab Saudi pada tahun 2012 dan Korea Selatan pada tahun 2015. Virus Mers termasuk dalam keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV dan SARS-CoV-2. Akan tetapi penyakit zoonosis ini berasal dari unta.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)