Minggu, 09 Agu 2020 08:04 WIB

Studi Temukan Kemungkinan Manfaat Vaksin Flu dan BCG Terhadap COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Vaksin Flu di Australia Tidak Memenuhi Harapan Cegah Kematian Studi melihat kemungkinan manfaat efek berbagai vaksin terhadap COVID-19. (Foto: Australia Plus ABC)
Jakarta -

Vaksin Corona COVID-19 diperkirakan paling cepat akan tersedia di tahun 2021. Sampai vaksin rampung, masyarakat diimbau untuk terus menjaga diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak dengan orang lain.

Terkait hal tersebut, dua studi terbaru melaporkan bahwa vaksin untuk penyakit lain tampaknya dapat membawa efek bermanfaat terhadap infeksi virus Corona COVID-19. Peneliti melihat orang yang menerima vaksin untuk penyakit lain tersebut mengalami gejala infeksi COVID-19 yang ringan atau minim.

Hanya saja peneliti menekankan perlu studi lebih lanjut untuk mengambil kesimpulan pasti.

Laporan di jurnal Cell Reports Medicine menyebut bahwa para pasien penerima vaksin BCG dalam tiga tahun terakhir tidak mengalami infeksi COVID-19 parah. Vaksin ini biasa dipakai untuk tuberkulosis.

Sementara laporan dari peneliti Mayo Clinic yang belum mendapat peer review menemukan pasien yang mendapat vaksin flu, pneumonia, dan hepatitis menunjukkan tingkat infeksi COVID-19 yang lebih rendah.

"Efek manfaat berbagai vaksin tampaknya lebih luas dari yang sebelumnya diketahui," kata salah satu peneliti, Mihai Netea, seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (9/8/2020).



Simak Video "Relawan Sakit, Uji Final Calon Vaksin di Inggris Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)