Senin, 10 Agu 2020 12:01 WIB

Jangan Berharap Lebih pada Vaksin Corona, Ini Alasannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Penasihat kesehatan Gedung Putih, pakar ahli infeksi menular di Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci, mengatakan bahwa peluang para ilmuwan dapat menciptakan vaksin Corona yang efektif hingga 98 persen masih sangat kecil.

Meski begitu, Fauci berharap setidaknya vaksin Corona nantinya bisa efektif hingga 75 persen. Namun, jika tidak bisa, tingkat efektivitas 60 persen atau 50 persen juga masih dapat diterima.

Hal ini membuat protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap perlu dilakukan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona COVID-19.

"Peluang untuk membuat (vaksin) 98 persen tidaklah besar, yang berarti Anda tidak boleh meninggalkan pendekatan kesehatan masyarakat," kata Fauci, dikutip dari CNBC.

"Anda mungkin memikirkan vaksin ini adalah suatu upaya agar COVID-19 tidak menjadi pandemi lagi, tetapi sebenarnya vaksin ini bertujuan untuk mengontrol kondisi saat ini," jelasnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga telah menyatakan bahwa mereka akan tetap mengesahkan vaksin Corona jika sudah terbukti keamanannya dan minimal efektif 50 persen.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah menegaskan bahwa mungkin tidak akan pernah ada 'obat ampuh' untuk mengendalikan COVID-19.

Walaupun saat ini sudah ada beberapa kandidat vaksin Corona yang sudah memasuki uji klinis fase tiga, Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO Mike Ryan mengatakan bahwa ini tidak menjamin vaksin sudah siap untuk disebarkan ke publik.

"Tahap tiga berarti adalah pertama kalinya vaksin diberikan ke populasi umum untuk melihat apakah vaksin dapat melindungi mereka dari infeksi alami," ucap Mike Ryan.



Simak Video "Deretan Calon Vaksin Corona yang Hampir Selesai Diuji Klinik"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)