Selasa, 11 Agu 2020 14:04 WIB

Presiden Filipina Berharap Vaksin Corona Rusia, Siap Jadi Relawan Pertama

Firdaus Anwar - detikHealth
In this March 30, 2020, photo provided by the Malacanang Presidential Photographers Division, Philippine President Rodrigo Duterte smiles as he addresses the nation during a live broadcast in Malacanang, Manila, Philippines. Duterte is on quarantine for more than a week after meeting with officials who have been exposed to people infected with the coronavirus. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (King Rodriguez, Malacanang Presidential Photographers Division via AP) Duterte bersedia jadi relawan vaksin Corona dari Rusia. (Foto: Malacanang Presidential Photographers Division via AP)
Jakarta -

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menaruh harapan pada vaksin virus Corona COVID-19 buatan Rusia. Ia menyebut Filipina siap berpartisipasi membantu uji klinis vaksin tersebut bila ada tawaran suplai gratis dari Moscow.

Filipina sendiri saat ini menjadi negara dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi nomor satu di Asia Tenggara. Pada hari Senin (10/8/2020), dilaporkan ada 6.958 kasus COVID-19 baru di Filipina yang membuat totalnya menjadi 136.638.

"Saya akan beri tahu Presiden Putin bahwa saya sangat mempercayai studinya dalam melawan COVID-19. Saya yakin vaksin yang diproduksinya sangat baik untuk kemanusiaan," kata Duterte seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/8/2020).

Untuk meyakinkan warganya, Duterte juga mengaku bersedia bila harus jadi relawan pertama yang disuntik vaksin tersebut.

"Saya bisa jadi orang pertama yang menjalani eksperimen mereka," ujarnya.

Rusia sebelumnya memang mengklaim telah berhasil menyelesaikan tahapan uji klinis vaksin virus Corona. Hal ini sempat mengejutkan komunitas internasional karena Rusia selama ini tidak pernah melaporkan perkembangan vaksinnya sehingga tidak masuk dalam daftar kandidat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).



Simak Video "Janji India Bagikan Vaksin Corona Buatannya ke Seluruh Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)