Selasa, 11 Agu 2020 16:32 WIB

Disaksikan Jokowi, 19 Relawan Disuntik Calon Vaksin COVID-19 di Bandung

Yudha Maulana - detikHealth
Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi vaksin COVID-19. Jokowi turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona yang tengah dalam tahapan uji klinis itu. Presiden Jokowi meninjau fasilitas produksi vaksin COVID-19 (Foto: Istimewa/Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Bandung -

Sebanyak 19 relawan menjalani penyuntikan perdana calon vaksin COVID-19 dari China di RSP Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Mereka disuntik calon vaksin, setelah melakukan swab satu hari sebelumnya.

Prosesi uji klinis fase ketiga ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Menkes Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BNPB Doni Monardo serta jajaran lainnya.

"Sudah, tadi 19 sesuai dengan swab kemarin, kemarin kan 20 diswab, tapi yang datang 19, mungkin yang tadi satu kurang sehat. Tapi bukan disini aja, di lima tempat lain juga sedang dilakukan perdana," ujar Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Unpad Kusnandi Rusmil.

Menurut Kusnandi, per hari ini sudah terdaftar 1.200 relawan yang telah dan akan berpartisipasi dalam uji klinis ini. Salah satu pejabat yang telah terdaftar di antaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Reaksi sampingnya yang kita ketahui, lokal dan sistemik, kalau lokal bengkak, berapa besar bengkaknya, nanti kita lihat. Kalau sistemik, panas, berapa panasnya, jadi gitu, mereka semua lapor," katanya.

Menurut Kusnandi, pada uji klinis pada fase pertama dan kedua di China, tidak ada efek samping yang berarti dari calon vaksin ini. "Kalau banyak efek sampingnya ya dari dulu sudah tidak bisa lagi, sekarang ketiga, artinya di Indonesia itu ketiga," ucapnya.

Dalam sambutannya Jokowi berharap, uji klinis ini bisa rampung dalam enam bulan.

"Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad di Bandung, Jabar ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi, untuk 1620 relawan yang akan diujicobakan dan kita berharap uji klinis yang ketiga ini nantiya Insya Allah bisa diselesaikan dalam 6 bulan ini," ujar Jokowi.

Ia berharap, uji klinis ini berhasil dan sehingga calon vaksin Corona ini bisa segera diproduksi Biofarma pada Januari mendatang.

"Dan sekaligus juga kalau produksinya siap bisa langsung diberikan vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di Tanah Air, produksi untuk vaksin juga dilakukan sendiri, oleh Bio Farma yang kita tahu di Agustus ini bisa memproduksi sekitar 100 juta vaksin, tapi di akhir tahun 2020 di bulan Desember bisa mencapai 250 juta vaksin, artinya vaksin ini nantinya yang akan digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air," katanya.



Simak Video "Soal Vaksin Corona Sinovac, Peneliti LIPI Khawatirkan Hal Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)