Rabu, 12 Agu 2020 12:00 WIB

Soal Perkosaan di Bintaro, Ini Sebabnya Korban Kekerasan Seks Takut Bicara

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Poster Ilustrasi perkosaan. (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Kasus perkosaan perempuan berinisial AF di Bintaro, Tangerang Selatan, akhirnya terungkap setelah hampir satu tahun. Kasus ini mencuat setelah AF curhat di media sosial tentang perkosaan yang dialaminya pada pertengahan Agustus 2019.

Lantas mengapa korban kekerasan seksual umumnya sulit untuk bersuara terkait hal ini?

Menurut psikolog klinis dari Personal Growth Veronica Adesla, ada beberapa kemungkinan penyebab korban kekerasan seksual sulit untuk bersuara. Di antaranya adalah rasa trauma dan timbulnya ketakutan terhadap stigma yang akan diberikan masyarakat kepada korban.

"Terus belum lagi ketakutan akan kemungkinan pelaku kemudian menyerang atau mengancam balik. Itu bisa menyebabkan kenapa banyak korban kekerasan seksual akhirnya tidak speak up," kata Vero, sapaan akrabnya kepada detikcom, Rabu (12/8/2020).

Meski memilih bersuara atau tidak adalah hak korban, Vero menyarankan sebaiknya para korban kekerasan seksual untuk berani bersuara agar kejahatan seperti ini tidak terjadi lagi.

"Karena dengan speak up kita membela apa yang menjadi hak kita. Kita mengganjar secara hukum orang yang melakukan tindakan kekerasan tersebut, sehingga tidak ada korban berikutnya dari orang yang bersangkutan," pungkasnya.



Simak Video "Biar Nggak Tegang, Petugas Damkar Swab Test Diiringi Musik Dangdut"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)