Kamis, 13 Agu 2020 19:18 WIB

Usai 6 Bulan Sembuh, Seorang Nenek Dinyatakan Positif Corona Kedua Kalinya

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Foto: iStock
Jakarta -

Seorang wanita berusia 68 tahun di Jingzhou, Provinsi Hubei China Tengah, dinyatakan positif COVID-19 lagi setelah sebelumnya dinyatakan pulih dan boleh keluar dari rumah sakit pada awal Februari lalu.

Dilansir dari laman Hindustan Times, seorang ahli virologi mengatakan bahwa kasus langka ini menunjukkan mungkin perlu waktu lama untuk menghilangkan virus Corona COVID-19 dari tubuh manusia. Tetapi ilmuwan menegaskan bahwa orang yang dites positif kembali dalam waktu dekat setelah pulih dari COVID-19 kemungkinan sudah tidak menular.

Sang wanita dinyatakan positif virus Corona lagi pada 9 Agustus. Sekarang dia dikarantina untuk perawatan, dan semua orang yang kontak dekat dengannya dinyatakan negatif terkena virus Corona.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa akan memakan waktu lama untuk menghilangkan virus sepenuhnya dari tubuh manusia. Wakil direktur departemen biologi patogen di Universitas Wuhan mengatakan jumlah virus di dalam tubuh pasien bisa saja rendah. Hal ini yang mungkin menjelaskan mengapa ia bisa dites negatif.

Sebelumnya, peneliti Korea Selatan menguji 790 orang yang pernah melakukan kontak dekat dengan pasien yang kembali positif. Dari 27 pasien yang dites positif untuk kedua kalinya, tidak satupun yang tampaknya disebabkan oleh kasus reinfeksi atau infeksi ulang.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa 96 persen pasien yang pulih memiliki antibodi penawar, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki kekebalan.

Hingga saat ini, Provinsi Hubei telah melaporkan total 6.8138 kasus Corona, terbanyak di China. Penyakit ini telah merenggut 4.512 nyawa di provinsi tersebut.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)