Jumat, 14 Agu 2020 11:20 WIB

Kasus COVID-19 Meningkat, Benarkah RS di Jakarta Penuh?

Firdaus Anwar - detikHealth
RSUP Persahabatan jadi salah satu rumah sakit yang disiapkan untuk tangani pasien terinfeksi virus corona. Ruangan khusus pun disiapkan di rumah sakit tersebut. RSUP Persahabatan (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah. Di DKI Jakarta hingga Kamis (13/8/2020), terdapat 27.153 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi atau sekitar 20,8 persen dari total kasus di seluruh Indonesia.

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa kapasitas rumah sakit menampung pasien COVID-19 sudah overload. Bagaimana kondisi sebenarnya?

Direktur Utama RSUP Persahabatan dr Rita Rogayah, SpP(K), MARS, menjelaskan situasi di tempatnya, per 13 Agustus, sekitar 74 persen tempat tidur di ruang isolasi sudah terpakai. Ada 54 pasien positif COVID-19, 74 suspek, dan 11 pasien bukan COVID-19.

"Iya (masih ada ruang -red), tapi ICU untuk sementara penuh," kata dr Rita pada detikcom, Kamis (14/8/2020).

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam rilisnya menyebut Jakarta masih sanggup menampung pasien COVID-19. Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir menjelaskan RS di Jakarta mampu merawat sekitar 4.700 pasien COVID-19, sementara kasus aktif dirawat baru sekitar 2.500-an.

"Kasus positif sekitar 2000-an per hari. Tetapi diantara 2000-an ini yang membutuhkan fasilitas RS tidak sampai 4 persen. Kalau positif tidak ada keluhan bisa isolasi mandiri, positif gejala ringan bisa dirawat di wisma atlet," kata Kadir seperti dikutip dari situs resmi Kemenkes, Jumat (14/8/2020).



Simak Video "Update! Wisma Atlet Buka Tower Baru untuk Isolasi Pasien OTG"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)