Jumat, 14 Agu 2020 16:08 WIB

Hadapi Lonjakan Kasus Corona, Vietnam Putuskan Pakai Vaksin Rusia

Firdaus Anwar - detikHealth
In this handout photo taken on Thursday, Aug. 6, 2020, and provided by Russian Direct Investment Fund, a new vaccine is on display at the Nikolai Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology in Moscow, Russia. Russia on Tuesday, Aug. 11 became the first country to approve a coronavirus vaccine for use in tens of thousands of its citizens despite international skepticism about injections that have not completed clinical trials and were studied in only dozens of people for less than two months. (Alexander Zemlianichenko Jr/ Russian Direct Investment Fund via AP) Rusia klaim berhasil ciptakan vaksin virus Corona pertama. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko Jr)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Vietnam dilaporkan telah membuat permintaan pembelian vaksin virus Corona COVID-19 dari Rusia. Hal ini dilakukan dalam kondisi darurat akibat kembalinya wabah COVID-19.

Sebelumnya Vietnam disebut-sebut sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang dianggap berhasil mengendalikan penyebaran penyakit berkat langkah agresifnya. Namun, setelah beberapa bulan bebas kasus baru, COVID-19 kembali muncul di Kota Danang pada 25 Juli 2020.

Dalam berita yang disiarkan media milik pemerintah, Kemenkes Vietnam tidak menjelaskan lebih detail seberapa banyak dosis vaksin yang dibeli. Rencananya vaksin tersebut akan dipakai sambil menunggu vaksin lokal selesai dikembangkan.

"Untuk sementara, Vietnam masih akan terus mengembangkan vaksin COVID-19 lokal," kata Kemenkes Vietnam seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/8/2020).

Vaksin virus Corona buatan Rusia ini sempat membuat heboh karena waktu pengembangannya yang dinilai singkat. Beberapa ahli meragukan faktor keamanan dan efektivitas vaksin karena selama ini peneliti Rusia jarang melaporkan hasil studinya dalam jurnal internasional.

Hingga kini, kasus konfirmasi COVID-19 di Vietnam telah mencapai angka 911. Dari jumlah tersebut, 21 pasien dilaporkan meninggal dunia.



Simak Video "Ratusan Juta Vaksin Virus Corona Diprediksi Siap Akhir 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)