Jumat, 21 Agu 2020 15:07 WIB

Fakta-fakta Nyamuk Rekayasa Genetika yang Dilepas di Florida

Defara Milenia Romadhona - detikHealth
demam berdarah-Aedes aegypti Ilustrasi nyamuk (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Nyamuk dapat membawa penyakit seperti virus zika, demam berdarah, dan malaria. Saat ini, Florida menangani wabah demam berdarah dan 47 orang telah terinfeksi sepanjang tahun. Sebagai upaya mengurangi atau membunuh populasi nyamuk, pemerintah Florida akan melepaskan ratusan nyamuk rekayasa genetik.

Nyamuk rekayasa genetik telah terbukti aman oleh sebuah studi jurnal Nature, melaporkan nyamuk hasil rekayasa genetika mengurangi 94 persen nyamuk betina di dua pulau China.

Selain itu, nyamuk rekayasa genetik sudah dilakukan di negara lain. Misalnya Brasil telah melakukan uji coba lapangan dengan nyamuk semacam ini dan hasilnya adalah dapat mengurangi 95 persen populasi nyamuk aedes aegypti.

Apa itu nyamuk rekayasa genetika?

Nyamuk ini adalah nyamuk jantan yang telah dimodifikasi secara genetik dan akan mengurangi atau membunuh keturunan betina saat dikawinkan dengan nyamuk betina liar.

Spesialis penyuluhan entomologi medis di University of Florida, Eva Buckner, PhD, seperti dikutip di Health, melaporkan hanya nyamuk betina yang menggigit dan menghisap darah manusia sedangkan nyamuk jantan memakan nektar bunga. Oxitec juga mengatakan nyamuk rekayasa genetika tidak akan menggigit manusia sehingga tidak menimbulkan dampak buruk.

Bagaimana nyamuk hasil rekayasa genetika akan dilepaskan?

Nyamuk ini akan dilepas ke alam liar dengan menggunakan kotak berisi jutaan telur jantan yang telah diubah secara genetik. Kemudian, telur tersebut ditempatkan dan nyamuk jantan akan menetas sehingga bergabung dengan populasi nyamuk aedes aegypti di daerah tersebut.

Dari sana, mereka akan kawin dengan nyamuk betina liar dan secara otomatis membunuh keturunan betina sedangkan keturunan jantan akan bertahan dan membawa modifikasi genetik tersebut.

"Proses ini akan berlanjut dari generasi ke generasi yang pada akhirnya mengarah pada pengurangan populasi nyamuk," jelas Buckner.



Simak Video "Cara Hilangkan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk Pakai Kulit Petai"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)