Jumat, 28 Agu 2020 19:03 WIB

4 Hoax Soal 'Obat COVID-19' yang Sempat Heboh

Elsa Himawan - detikHealth
Apakah Persaingan ASCina Membuat Vaksin Corona Berkaitan dengan Geopolitik? Ilustrasi virus Corona. (Foto: DW (News))
Jakarta -

Informasi simpang siur mengenai virus Corona COVID-19 banyak sekali ditemukan di sosial media. Tidak terkecuali soal hoax penangkal atau obat virus Corona.

Banyak masyarakat akhirnya termakan hoax yang beredar. Padahal informasi seputar COVID-19 yang bukan dari sumber resmi, harusnya tidak mudah dipercaya.

Berikut 4 hoax soal penangkal COVID-19 yang sempat ramai di Masyarakat, yang dirangkum oleh detikcom:

1. Bawang putih

Sempat beredar informasi yang menyebut makan bawang putih bisa mencegah terkena virus Corona COVID-19. Namun, belum ada penelitian lebih lanjut yang bisa membuktikan bahwa makan bawang putih bisa melindungi seseorang dari virus tersebut.

Meski mengkonsumsi bawang putih tidak berbahaya, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan tentunya ada risiko bahaya. Misalnya, seorang wanita asal China yang harus dirawat di rumah sakit karena mengkonsumsi 1,5 kilogram bawang putih mentah.

2. Minum cairan disinfektan

Pernyataan dari Donald Trump sempat heboh jadi perbincangan publik, soal meminum cairan disinfektan untuk bunuh virus Corona. Padahal sudah jelas bahwa cairan disinfektan yang dimasukkan ke dalam tubuh, sangatlah berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa fatal hingga merenggut nyawa.

3. Minum alkohol

Pernah ada hoax terkait minum alkohol dapat melindungi diri dari virus Corona. Teorinya menyebut bahwa alkohol bisa membunuh kuman. Namun, pernyataan itu bukan berarti banyak minum alkohol dapat diartikan membunuh Corona.

Hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa banyak minum alkohol dapat membunuh virus Corona. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan.

4. Obat milik Hadi Pranoto

Nama Hadi Pranoto sempat ramai dibicarakan warganet setelah muncul di akun Youtube Dunia Manji. Dalam video itu, Hadi Pranoto bicara mengenai 'obat' yang bisa menyembuhkan pasien Corona.

Namun klaim tersebut dibantah oleh BPOM. BPOM menegaskan hingga saat ini belum ada obat COVID-19.

"Sampai saat ini Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan klaim khasiat obat herbal yang dapat menyembuhkan pasien COVID-19," demikian pernyataan BPOM dalam rilis yang diterima detikcom beberapa waktu lalu.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)