Rabu, 02 Sep 2020 13:32 WIB

Positivity Rate COVID-19 RI Capai 15,43 Persen, Belum Penuhi Standar WHO

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Warga melintas di depan mural bertemakan Lawan COVID-19 di kawasan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, Senin (6/7). Menurut keterangan warga mural tersebut merupakan aksi lomba membuat mural bertemakan COVID-19 dengan tujuan mengkampanyekan untuk selalu menerapkan protkoler kesehatan di era New Normal. Positivity rate COVID-19 di Indonesia mencapai 15,43 persen. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 menyebut positivity rate di Indonesia pada Agustus mencapai 15,43 persen. Angka ini masih jauh dari standar WHO, yakni kurang dari 5 persen.

"Semakin banyak positifnya ini adalah alert buat kita semua bahwa kita harus waspada," kata Dewi Nur Aisyah, Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 di siaran pers BNPB, Rabu (2/8/2020).

Positivity rate adalah persentase banyaknya jumlah orang yang dinyatakan positif COVID-19 dari hasil total orang yang diperiksa. Misalnya, dari 100 orang yang diperiksa ada 10 orang dinyatakan positif, maka persentase positivity rate-nya adalah 10 persen.

Dewi juga mengatakan, positivity rate COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan selama tiga bulan terakhir. "Di bulan Juni sekitar 11,71, bulan Juli sekitar 14,29, dan terakhir bulan Agustus 15,43," ucapnya.

"Target kita sampai dengan standar WHO yaitu kurang dari 5 persen positif ratenya," ujar Dewi.

Meski begitu, Dewi menjelaskan bahwa tingkat positivity rate ini lebih banyak berasal dari hasil pemeriksaan pasien yang datang ke rumah sakit, dibandingkan dari hasil pelacakan secara massal.

"Kita juga harus pahami positify rate ini lebih banyak kebanyakan berasal dari pasien yang datang ke rumah sakit sebenarnya," jelasnya.

"Jadi memang beberapa daerah baru melakukan active case finding di beberapa daerah saja, sehingga kita lihat memang rata-rata orang yang datang ke rumah sakit mungkin sekitar persentasenya lebih dari 67 persen, dari angka yang ada di sini. Ini kurang lebih positivity rate mereka adalah 15,43," tuturnya.



Simak Video "Sukses Menurut WHO: Kurangi Kematian Akibat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)