Selasa, 08 Sep 2020 09:30 WIB

Gejala Tak Kunjung Hilang, Profesor Positif Corona Meninggal Saat Mengajar

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Kisah haru profesor positif Corona meninggal saat mengajar kelas online. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Kisah haru datang dari laporan seorang profesor positif virus Corona meninggal dunia saat mengajar. Kala itu, profesor tersebut tengah mengadakan kelas online bersama 40 orang siswa, pekan lalu.

Dikutip dari news.com.au, profesor di universitas Argentina, Paola De Simone, dinyatakan mengidap COVID-19 selama empat minggu sebelumnya. Dia sudah mengabdi sebagai profesor selama 15 tahun, bekerja di pemerintahan dan hubungan internasional, salah satunya di Universitas Argentina de la Empresa (UADE).

Saat sedang mengajar di kelas online pada Rabu minggu lalu, kondisinya mulai memburuk. Sebelumnya ia sempat mengeluh kepada murid-muridnya.

"Saya tidak bisa (melanjutkan mengajar)," ucap profesor tersebut sebelum akhinya meninggal.

"Apakah Anda ingin memberi kami alamat Anda dan kami bisa menelepon ambulans atau semacamnya?" salah satu siswa bertanya dalam video yang dilihat oleh media Argentina.

Suaminya, seorang dokter, dilaporkan tiba di rumah saat sang profesor sudah meninggal. Sebelumnya profesor tersebut sempat mengeluh betapa lelahnya bekerja selama pandemi virus Corona saat dinyatakan positif.

"Saya telah (sakit) lebih dari empat minggu, dan gejalanya tidak kunjung hilang," cuitan profesor tersebut di Twitter miliknya.

"Suamiku sangat lelah saat ini," lanjutnya.

Ia dijuluki sebagai seseorang yang penuh semangat dan berdedikasi tinggi. Rekaman atau detik-detik selama kelas online sebelum ia akhirnya meninggal menjadi viral. Ramai diposting di beberapa media online. Hal ini memicu beberapa kritik yang menyatakan bahwa tidak etis menyebarkan video tersebut.

"Di luar subjek video, yang paling sering saya bicarakan, apakah mereka akan menjaga fakta bahwa mereka membiarkan guru dengan positif COVID-19 selama sebulan mengajar dan tidak istirahat?," sebut salah satu kritik terkait kematian profesor tersebut, menanggapi video yang beredar.

Argentina sendiri saat ini memiliki lebih dari 470.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, dengan 9.800 kematian, demikian lapor news.com.au.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya