Kamis, 10 Sep 2020 14:44 WIB

Satgas COVID: Protokol Kesehatan Belum 100 Persen, Jaga Jarak Dinilai Paling Sulit

Ayunda Septiani - detikHealth
Puluhan petugas Satpol PP menggelar razia masker di jalan Percetakan Negara, Rawasari, Jakarta, Senin(31/08/2020). Satgas COVID menyebut protokol kesehatan belum terlaksana 100 persen. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengatakan, perubahan perilaku masyarakat merupakan ujung tombak penanganan virus Corona. Artinya, penanganan virus Corona akan berhasil jika masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, mencuci tangan, dan pakai masker.

"Jaga jarak ini sulit, kita sebagai makhluk sosial yang terbiasa berkumpul, bertemu bersapa, dan berjarak dekat, jarak itu menunjukkan kedekatan kita dengan orang tersebut. Sekarang kita akan tampak tidak ramah dan menjaga jarak, ternyata menjaga jarak ini ternyata menjadi perilaku yang menyelamatkan kita semua," jelas Sonny dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

"Kita semua harus sadar bahwa menjaga jarak itu perilaku yang baik saat ini dikala pandemi, dan mencuci tangan. Dari tiga hal ini sebetulnya masyarakat sudah punya pengetahuan yang banyak. Tapi mereka tidak melakukan sepenuhnya," tambah Sonny.

Survey yang dilakukan oleh Satgas COVID, mengatakan ada tiga hal yan harus diterapkan, namun menjaga jarak itu paling sulit untuk diterapkan di masyarakat.

"Masyarakat selalu menjaga jarak dalam seminggu terakhir, walaupun tingkat pengetahuan mereka terhadap kebijakan menjaga jarak berada pada level 87 persen. Namun, pada kenyataannya hanya 72 persen masyarakat yang menerapkan jaga jarak," papar Sony.

Lanjut Sonny, masyarakat sering dan selalu mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, hanya 64 persen responden sering atau selalu menggunakan hand sanitizer. Namun, hanya 80 persen masyarakat yang menerapkan untuk mencuci tangan. Sebanyak 80 persen masyarakat sering menggunakan masker ketika berada di luar rumah.



Simak Video "Lakukan Protokol Kesehatan, Hanya Pakai Masker Saja Tak Cukup!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)