Rabu, 16 Sep 2020 06:20 WIB

9 Kesalahan Pakai Masker yang Bikin Tak Efektif Cegah COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Medical mask and Glasses fogging. Avoid face touching, Coronavirus prevention, Protection. 9 Kesalahan pakai masker yang sering terjadi (Foto: Getty Images/iStockphoto/ChesiireCat)
Jakarta -

PT KCI menyarankan para penumpangnya untuk menghindari pemakaian masker jenis scuba dan buff. Hal ini karena jenis masker tersebut dianggap kurang efektif untuk mencegah penularan virus Corona, dan lebih menyarankan menggunakan masker kain atau masker kesehatan.

Selain jenis maskernya harus tepat, cara menggunakannya juga harus diperhatikan dengan baik. Jika tidak, berbagai virus termasuk COVID-19 bisa masuk dengan mudah ke dalam tubuh.

Berikut 9 kesalahan dalam menggunakan masker yang sering dilakukan di tengah pandemi Corona dirangkum detikcom.

1. Memakai masker yang terlalu longgar

Selain jenis bahannya harus tepat, ukuran masker yang digunakan juga harus pas di wajah. Semakin longgar ukuran masker, itu akan memungkinkan banyak udara termasuk airborne masuk ke dalam hidung dan mulut. Jika itu terjadi, masker yang dipakai tidak akan berguna sama sekali.

2. Pakai masker di bawah dagu

Kesalahan masker satu ini yang mungkin paling sering dilakukan. Saat akan bicara atau sekedar bernapas, pasti orang akan menurunkan masker yang dipakai sampai ke dagu.

Kamu tidak akan tahu virus apa saja yang menempel pada bawah dagu. Lalu, kamu membiarkan masker itu menggantung di sana dan kemudian dipakai kembali untuk menutup hidung dan mulut.

Secara otomatis virus itu akan berpindah dari dagu dan menempel pada hidung dan mulut kamu.

3. Pakai masker yang berongga

Masker yang sangat disarankan untuk mencegah virus adalah masker dengan beberapa lapisan dan rapat. Hindari pemakaian masker yang berbahan tipis dan memiliki banyak rongga (seperti jaring kecil). Ini sama sekali tidak akan membantu kamu mencegah virus untuk masuk ke dalam tubuh.

4. Memakai masker hanya menutupi lubang hidung

Virus Corona diketahui bisa masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut. Tapi, bukan berarti masker yang digunakan itu harus menutupi lubang hidung saja.

Masker yang digunakan harus menutupi seluruh bagian, dari ujung hidung sampai ke dagu. Berdasarkan video berjudul 'How To Wear A Medical Mask', Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang-orang untuk menggunakan masker dari bagian ujung hidung, mulut, dan dagu sampai tertutup rapat tanpa celah.

5. Pakai masker di bawah hidung

Kebiasaan buruk lain yang sering dilakukan orang saat memakai masker adalah menggunakannya di bawah hidung. Menurut sebuah studi, memakai masker di bawah hidung atau 'half-masking' bisa memberikan kesempatan virus untuk masuk ke dalam tubuh dan berisiko tertular virus Corona.

Sebuah studi di University of North Carolina (UNC), virus Corona cenderung pertama kali masuk dan menginfeksi rongga hidung, lalu masuk ke paru-paru tempat virus itu berkembang menjadi pneumonia. Mereka juga mencatat virus ini menurunkan infiltrasi saat berkembang ke jalur pernapasan, seperti tenggorokan dan paru-paru.

"Virus yang diproduksi di hidung kemudian didistribusikan ke jaringan penciuman di atap hidung yang menyebabkan hilangnya bau. Lalu ke mulut, menginfeksi kelenjar ludah dan menghasilkan gejala mulut kering, dan ke paru-paru tempat mereka menyebabkan pneumonia yang berujung sesak napas hingga kematian. Jadi masker harus melindungi hidung agar efektif mencegah penularan dan penyebaran COVID-19," jelasnya yang dikutip dari Fox News, Kamis (27/8/2020).

6. Menggunakan masker (medis) terbalik

Pada masker medis, terdapat kawat di satu bagiannya. Kawat itu harus ditempatkan di ujung hidung yang berfungsi untuk menahan masker agar tetap menempel pada hidung.

Selain itu, kawat tersebut bisa ditekuk dan disesuaikan dengan ukuran hidung kamu. Jadi, tempatkan kawatnya di hidung ya, bukan di dagu.

7. Pakai masker dengan sisi yang salah

Masker memiliki dua sisi, ada sisi dalam dan luar. Jika kamu menggunakannya tanpa melihat sisi yang tepat, potensi virus masuk ke dalam tubuh jauh lebih besar.

8. Terlalu sering menyentuh masker

Pada bagian luar masker pasti banyak virus yang menempel. Jika kamu terlalu sering menyentuhnya dengan tangan, bisa jadi virus yang menempel pada masker bisa menyebar ke mana-mana.

9. Tetap menggunakan masker basah atau kotor

Kebersihan masker juga jadi hal sangat penting diperhatikan. Jika masker yang kamu pakai sudah basah atau kotor harus segera diganti, karena bisa membuat kamu kurang nyaman dan tidak baik untuk pernapasan.



Simak Video "Masker Buff dan Scuba Tak Disarankan Dipakai di KRL, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)