Rabu, 16 Sep 2020 13:11 WIB

Menlu Retno Upayakan Indonesia Dapat Akses Vaksin COVID-19 yang Murah

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Covid-19: Siapa yang pertama kali akan mendapatkan vaksin virus corona dan seberapa cepat akan tersedia? Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah selalu mengupayakan pendekatan agar Indonesia mendapatkan akses vaksin COVID-19. Kerja sama secara bilateral dan multilateral dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan akses vaksin COVID-19 yang sama untuk setiap negara.

"Sejak awal pandemi, Indonesia secara konsisten terus menyuarakan pentingnya akses vaksin yang setara, aman, dan dengan harga yang terjangkau di jalur internasional dan multilateral, Indonesia aktif dalam pembahasan mengenai akses vaksin," kata Menlu Retno dalam agenda Provision of Procurement Services yang disiarkan secara daring, Rabu (16/9/2020).

Indonesia, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan UNICEF yang didalamnya memuat soal pengadaan dan pengiriman vaksin dengan mekanisme multilateral. Selain itu, Indonesia juga melakukan kerja sama dengan GAVI dan COVAC Facility untuk memastikan akses adil dan merata atas vaksin COVID-19.

"Indonesia akan memperoleh vaksin sebanyak 20 persen dari jumlah penduduk di mana di dalamnya akan terdapat bantuan keringanan finansial melalui mekanisme ODA atau official development assistant," jelas Menlu Retno.

Dengan adanya bantuan finansial tersebut, diharapkan harga vaksin COVID-19 akan jauh lebih murah dan terjangkau. Diperkirakan vaksin COVID-19 yang didapatkan melalui kerjasama multilateral akan tersedia di 2021.



Simak Video "Vaksin Corona Belum Direkomendasikan untuk Anak-anak dan Ibu Hamil"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)