Kamis, 17 Sep 2020 11:22 WIB

Para Ilmuwan Akan Selidiki Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu Para ilmuwan akan selidiki kemungkinan virus Corona berasal dari laboratorium. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Para ilmuwan akan melakukan penyelidikan komprehensif terkait kemungkinan virus SARS-CoV-2 penyebab pandemi COVID-19 berasal dari laboratorium. Penelitian ini dilakukan guna mencari tahu asal-usul virus berbahaya yang sudah menyebar di banyak negara ini.

Tim penyelidikan ini dibentuk sebagai bagian dari Komisi Lancet COVID-19, yaitu sebuah badan yang dibentuk pada Juli lalu untuk membantu mencari solusi untuk mengatasi pandemi dengan lebih baik. Penyelidikan asal-usul virus ini akan dipimpin oleh Dr Peter Daszak yang merupakan ahli zoologi dari Inggris.

Dr Daszak mengatakan bahwa ia dan timnya akan secara sistematis memeriksa berbagai teori tentang asal-usul virus Corona ini dengan lebih hati-hati, dan akan mengumpulkan semua bukti ilmiah dari masing-masing teori.

"Kami akan meneliti setiap teori yang mungkin menjadi asal-usul COVID-19 ini dan kemudian bertanya 'apa buktinya?' Dan kemudian kami akan mengumpulkan semua teori itu dan menentukan mana bukti yang paling dominan," jelasnya yang dikutip dari The Telegraph, Kamis (17/9/2020).

"Apakah virus itu berasal dari alam, menyebar ke manusia, dan muncul dengan cara seperti itu? Atau apakah ada keterlibatan manusia yang melibatkan laboratorium atau bioteknologi? Mari kita lihat buktinya," lanjutnya.

Sejak pertama virus Corona ini muncul di Wuhan, China, akhir Desember 2019 lalu, banyak teori konspirasi yang beredar terkait asal-usul virus ini. Tetapi, The Lancet Commission mencatat bahwa sampai saat ini bukti menunjukkan bahwa virus ini muncul secara alami, bukan berasal dari laboratorium.

Namun, komisi tersebut akan tetap meneliti kemungkinan COVID-19 ini berasal dari laboratorium secara objektif dan terlepas dari agenda geopolitik dan misinformasi. Penyelidikan ini diharapkan bisa membuktikan tuduhan teori konspirasi yang tidak mendasar yang tidak didukung dengan bukti.

Menurut Dr Daszak, seperti kebanyakan ahli zoologi, virolog, dan ahli genetika lainnya, ia menyebut bukti terkuat saat ini tentang asal-usulnya adalah virus ini muncul secara alami. Kemungkinan virus tersebut memiliki reservoir alami pada kelelawar, tempat virus Corona ditemukan dan berkaitan erat.

Profesor Jeffrey Sachs selaku ketua Komisi Lancet COVID-19 dan sekaligus penasihat PBB ini akan mengawasi penyelidikan tidak hanya tentang asal-usul virus, tetapi juga kesiapsiagaan mengatasi pandemi ini. Prof Sachs berharap Komisi Lancet ini bisa melakukan penyelidikan secara objektif dan bebas dari bias politik.

"Asal-usul virus harus dipahami, baik untuk membantu mengakhiripandemi saat ini maupun untuk mencegahpandemi berikutnya," tegasnya.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)