Jumat, 18 Sep 2020 09:43 WIB

Corona DKI Lampaui Korsel dan Singapura, Ini Penambahan Kasus Sepekan Terakhir

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali. Corona DKI lampaui Korsel dan Singapura, ini datanya. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

DKI Jakarta mencatat lebih dari 50 ribu kasus positif akumulatif. Ada 59.472 total kasus positif Corona di DKI Jakarta, sementara kasus aktif berada di angka 12.752 kasus, demikian lapor situs resmi corona.jakarta.go.id.

Rupanya kasus Corona di DKI ini sudah melebihi total kasus di Korea Selatan dan Singapura. Korea Selatan yang sempat kembali mengalami lonjakan kasus, dilaporkan Worldometers per Jumat (18/9/2020) memiliki 22.783 kasus.

Disusul Australia dengan mencatat total kasus Corona 26.864 kasus. Sementara Singapura hingga saat ini mencatat 57.532 kasus, tetapi berhasil menekan angka kematian cukup rendah yaitu 27 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito juga menyampaikan DKI termasuk salah satu provinsi dengan laju kematian Corona tertinggi di Indonesia. Wiku menyebut ada 3 provinsi yang memiliki laju kematian Corona tertinggi di Indonesia dan perlu menjadi perhatian.

"Jika dilihat dari laju kematiannya maka Bali, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur adalah provinsi dengan laju kematian tertinggi dalam satu minggu terakhir," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Kamis (17/9/2020).

Berikut penambahan kasus Corona di DKI Jakarta dalam sepekan terakhir.

- Jumat (18/9/2020): 1.014 kasus
- Kamis (17/9/2020): 1.113 kasus
- Rabu (16/9/2020): 1.294 kasus
- Selasa (15/9/2020): 1.076 kasus
- Senin (14/9/2020): 879 kasus
- Minggu (13/9/2020): 1.380 kasus
- Sabtu (12/9/2020): 1.205 kasus



Simak Video "Prosedur yang Perlu Dilakukan Kantor Jika Ada Karyawan Kena Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)