Jumat, 25 Sep 2020 09:30 WIB

Panas! China Balas Komentar AS Soal Penanganan Pandemi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Otoritas Negara China mengumumkan bahwa seluruh pasien virus Corona di Wuhan, yang menjadi titik nol pandemi global ini telah dipulangkan dari rumah sakit. Foto: AP Photo
Jakarta -

China mengecam Amerika Serikat pada pertemuan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kritiknya terhadap pandemi COVID-19. Duta besar China untuk PBB, Zhang Jun, menyerang balik AS dengan menyebut mereka telah menciptakan banyak masalah bagi dunia.

Pernyataan Zhang disampaikan sebagai kecaman terhadap pidato Presiden Donald Trump yang menyebut 'virus China' merujuk pada virus corona COVID-19.

"Saya harus mengatakan cukup, sudah cukup! Anda telah menciptakan cukup banyak masalah bagi dunia," kata Zhang dalam pertemuan DK PBB melalui konferensi pers yang dihadiri oleh beberapa kepala negara, dikutip dari CNN, Jumat (25/9/2020).

"AS memiliki hampir 7 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 200 ribu kematian saat ini. Dengan teknologi dan sistem medis paling canggih di dunia, mengapa AS ternyata memiliki kasus dan kematian yang paling banyak yang dikonfirmasi?," tambahnya.

Zhang juga mengatakan jka AS yang seharusnya menjadi pihak untuk dimintai pertanggungjawaban terkait penganan buruk pandemi virus corona. Komentarnya ini didukung antusias oleh Rusia.

Duta Besar AS, Kelly Craft membuka pertemuan tersebut dengan nada marah ketika merespons pernyataan Zhang.

"Saya sebenarnya sangat malu dengan Dewan ini, anggota Dewan yang mengambil kesempatan ini untuk fokus pada dendam politik daripada masalah kritis yang ada. Ya ampun," ungkapnya.

Trump dalam pidatonya pada hari Selasa telah menuntut China karena ia menganggap negara tersebut menyebarkan "wabah" COVID-19 ke dunia. Tanggapan Trump terhadap pandemi, yang secara provokatif dia sebut sebagai "virus China", telah dianggap sebagai masalah politik menyusul pemilihan umum presiden AS yang akan diselenggarakan November mendatang.



Simak Video "Obat COVID-19 Donald Trump Dikembangkan dari Sel Janin Aborsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)