Jumat, 25 Sep 2020 15:02 WIB

Viral Klaim Vaksin COVID-19 China Berhasil, Ini Kata Tim Uji di Bandung

Siti Fatimah - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Virus Corona COVID-19 (Foto: iStock)
Bandung -

Dalam sebuah cuplikan viral, Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan disebut mengatakan bahwa uji klinis beberapa vaksin Corona COVID-19 buatan China berhasil. Belakangan, terungkap kutipan itu tidak lengkap.

Salah satu vaksin yang dikembangkan China yakni Sinovac, saat ini tengah menjalani uji klinis di Bandung, Jawa Barat. Manajer Lapangan Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Eddy Fadlyana mengatakan, uji coba vaksin Sinovac di Bandung akan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku.

"Fase ketiga itu masih berlangsung. Jadi di mana-mana mau yang di Brazil dimanapun baru laporan awal belum selesai semuanya. Hanya dalam keadaan pandemi, WHO bisa mengambil keputusan diambil atau tidak (vaksin)," kata Eddy saat dihubungi detikcom, Jumat (25/9/2020).

Lebih lanjut, dia menegaskan uji efikasi vaksin dilakukan selama 6 bulan sejak imunisasi pertama dilakukan, baru bisa disebut berhasil atau tidak. Sementara itu, pelaksanaan uji coba di Indonesia dengan negara lain hampir berbarengan hanya selang dua minggu.

"Jadi Januari pun yang di Bandung udah selesai tahap awal. Tahap awal itu kalau bisa dipakai, Badan POM dibikin kebijakan masal ya bisa dipakai Januari. Kalo kebijakannya ada di Badan POM," ujarnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan uji coba terbagi menjadi dua bagian. Pertama untuk Januari 2021 sebanyak 540 orang selesai menjalani uji coba. Pemeriksaan darah, kadar anti bodi, dan keamanan vaksin sudah dapat diketahui.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pondasi Utama Pecegahan Corona Sebelum Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]