Sabtu, 26 Sep 2020 15:08 WIB

Nah Lho! Anggap Remeh dan Tak Pakai Masker, Pria Ini Terinfeksi Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Anggap virus Corona omong kosong, pria ini terinfeksi dan sulit bernapas. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang pria asal Ancoats, Greater Manchester saat ini terbaring di ranjang rumah sakit dan bernapas dengan alat bantu karena terinfeksi virus Corona. Ia terinfeksi setelah mengatakan virus mematikan yang menyerang dunia ini hanyalah omong kosong.

Sebelum sakit, pria bernama Chris Grailey ini terinfeksi setelah merasa dirinya tidak terkalahkan oleh virus tersebut. Bahkan dirinya mengaku tidak menggunakan masker untuk melindungi dirinya.

"Saya terinfeksi. Saya mengira tidak akan terkalahkan oleh virus ini, saya tidak menggunakan masker," kata Chris yang dikutip dari Mirror, Sabtu (26/9/2020).

Pada Jumat pekan lalu, Chris sedang mengerjakan sebuah proyek. Tetapi, saat dirinya berlibur di Kepulauan Canary, ia jatuh sakit dan mengalami beberapa gejala yang mengarah ke penyakit COVID-19.

"Sepanjang liburan, saya sakit, kehilangan nafsu makan, tidak bisa mencium bau, dan keringat dingin. Dan itu semakin memburuk saat kembali ke rumah," jelasnya.

"Saya dilarikan ke rumah sakit pada Minggu pagi untuk tes dan scan. Setelah itu, Minggu malam saya dipulangkan karena saya berpikir baik-baik saja," imbuh Chris.

Namun nyatanya, Chris didiagnosis terinfeksi virus Corona dan pneumonia akut empat hari lalu. Hal ini mengharuskannya dilarikan lagi ke rumah sakit, tepatnya ke bangsal perawatan COVID-19.

Saat ini, Chris tengah mendapatkan perawatan intensif sambil menunggu perawatan yang lebih lanjut. Ia berpikir bahwa sepertinya dirinya tidak bisa melewati penyakit ini.

Di akun Facebook pribadinya, ia mengingatkan bahwa virus Corona ini bukan omong kosong dan bisa menyerang siapa saja. Ia pun menceritakan apa saja yang ia rasakan saat ini.

"Saya tidak bisa bernapas, berjalan, bergerak. Aku seperti zombie. Saya mengkonsumsi empat antibiotik berbeda, steroid, menggunakan bantuan oksigen,"

"Ini nyata, kehidupan nyata membunuhku. Virus ini bisa menyerang siapa saja, termasuk saya yang berusia 29 tahun yang tidak memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya. Ini masalah serius," tegas Chris.



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)