Senin, 28 Sep 2020 14:07 WIB

Menteri Airlangga Pakai Kalung Purifier, Benarkah Bisa Tangkal Corona?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Airlangga Hartarto tampak sedang menggunakan 'kalung' air purifier. (Foto: Zaki, Bondan/Humas Kemenko Ekonomi)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terlihat menggunakan 'kalung' air purifier saat memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan Komite PC-PEN di Bintan, Kepulauan Riau. Sebenarnya, apa fungsi kalung tersebut?

Secara umum air purifier berfungsi untuk menjernihkan udara, sehingga orang yang berada di sekitar alat itu akan terhindar dari risiko menghirup udara kotor.

Menurut salah satu penjual kalung air purifier di toko online, alat yang digunakan oleh Airlangga mampu melindungi penggunanya dari virus Corona COVID-19.

"Membersihkan sebagian besar virus, bakteri, kuman dan polutan berbahaya di udara. Membantu memberikan perlindungan maksimal terhadap COVID-19," tulis keterangan kalung air purifier di salah satu toko online.

Apa benar kalung air purifier bisa menangkal virus Corona?

Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto mengatakan, alat ini diklaim mampu membersihkan partikel udara sebesar 0,4 mikron sampai 3 mikron, yang ukuran virus sekitar 0,3 sampai 0,4 mikron. Namun hingga kini, belum ada bukti bahwa air purifier dapat mencegah penularan virus Corona.

"Kalau untuk menjernihkan udara yang terhirup ya itu bagus. Tapi soal apakah COVID-19 bisa masuk atau tidak di situ, kan perlu ada bukti lagi penelitian untuk itu," jelas Budi saat dihubungi detikcom, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, menurut dokter paru dari RS Persahabatan, dr Erlang Samoedro, SpP, kalung air purifier seperti itu tidak akan efektif dalam mencegah penularan virus Corona.

"Nggak ada hubungannya dan tidak mensterilkan udara juga karena udara kan berputar kalau kalung sekecil itu apa bisa mensterilkan udara yang terus berputar," jelas dr Erlang dalam wawancara terpisah.

"Justru yg lebih efektif adalah menjaga jarak menggunakan masker kemudian face shield dan cuci tangan," tambahnya.



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)