Senin, 28 Sep 2020 15:46 WIB

BPS: 17 Persen Warga Indonesia Merasa Tak Mungkin Tertular COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap hasil survei perilaku terkait virus Corona COVID-19. Salah satu hasilnya menyebut, 17 persen warga Indonesia yakin dan sangat yakin tidak mungkin tertular COVID-19.

Hal itu terungkap dalam data tentang persepsi kemungkinan terinfeksi atau tertular COVID-19. Detail temuannya sebagai berikut:

  • Tidak mungkin tertular 12,5 persen
  • Sangat tidak mungkin 4,5 persen
  • Sangat mungkin 19.3 prsen
  • Mungkin 29,4 persen
  • Cukup mungkin 34,3 persen

Dilihat dari sebaran usia, kelompok umur 17-30 tahun paling banyak merasa tidak mungkin tertular yakni 20,2 persen. Disusul 17,4 persen dari kelompok usia 60 persen.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan angka 17 persen sangat besar.

"Hampir 50 juta," kata Doni dalam konferensi pers di BNPB, Senin (28/9/2020).



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya