Selasa, 29 Sep 2020 05:37 WIB

Round Up

17 Persen Orang Indonesia Merasa 'Sakti' Tak Mungkin Kena Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Berdasarkan catatan DPP IKAPPI, terdapat 1.392 pedagang pasar yang terpapar virus Corona dengan total kasus meninggal dunia sebesar 55 orang. Sebanyak 17 persen warga Indonesia merasa tidak mungkin kena Corona (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Sudah hampir 280 ribu kasus COVID-19 di Indonesia, kesadaran akan bahaya virus Corona masih belum 100 persen. Survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih ada yang merasa tidak mungkin kena corona.

"Kelihatan bahwa 17 persen atau 17 dari 100 responden mengatakan bahwa mereka sangat tidak mungkin atau tidak mungkin tertular COVID-19," kata Kepala Badan Pusat Statistik, Dr Suhariyanto, dalam keterangan pers di channel YouTube BNPB, Senin (28/9/2020).

Selengkapnya, berikut temuan tentang persepsi kemungkinan terinfeksi COVID-19 menurut survei tersebut:

  • Tidak mungkin tertular 12,5 persen
  • Sangat tidak mungkin 4,5 persen
  • Sangat mungkin 19.3 prsen
  • Mungkin 29,4 persen
  • Cukup mungkin 34,3 persen

Kelompok usia 17-30 tahun paling banyak yang merasa 'kebal' alias tidak mungkin tertular. Di urutan kedua justru usia 60 tahun ke atas yang merasa aman, padahal kelompok ini paling rentan mengalami dampak paling buruk dari infeksi virus Corona.

Level pendidikan juga berpengaruh terhadap persepsi tersebut. Makin rendah tingkat pendidikan seseorang, keyakinan tidak mungkin tertular teramati makin tinggi.

Selengkapnya, berikut distribusi keyakinan tidak mungkin tertular berdasarkan tingkat pendidikan:

  • SD 33,69 persen
  • SMP 32,5 persen
  • SMA/SMK 25,48 persen
  • Diploma/sarjana 13,41 persen.

Survei tersebut juga mencatat bahwa kesadaran untuk memakai masker mengalami peningkatan. Namun sebaliknya, makin banyak yang tidak cuci tangan dan tidak saling menjaga jarak aman.

Beberapa alasan warga tidak mematuhi protokol pencegahan COVID-19 menurut survei tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tidak ada sanksi 55 persen
  • Tidak ada kejadian penderita COVID-19 di lingkungan sendiri 39 persen
  • Pekerjaan jadi sulit kalau menerapkan protokol 33 persen
  • Harga masker dan face shield mahal 23 persen
  • Mengikuti orang lain 21 persen
  • Aparat atau pimpinan tidak memberi contoh 19 persen
  • Lainnya 15 persen.


Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)