Jumat, 09 Okt 2020 10:55 WIB

Kenali Dampak Gas Air Mata, Seperti yang Masih Menyisa di Harmoni Usai Demo

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sisa gas air mata masih terasa di sekitar lokasi demo di Harmoni, Jakarta Pusat Warga masih merasakan sisa gas air mata di kawasan Harmoni. (Foto: Reyhan/detikHealth)
Jakarta -

Dampak gas air mata pagi ini, dirasakan warga sekitaran Harmoni, Jakarta Pusat. Hal ini terjadi usai aksi demo penolakan Omnibus Law Cipta kerja di Harmoni rusuh dan diwarnai tembakan gas air mata.

"Gas air mata sampai sekarang masih berasa, ini mata masih perih saja nih," ucap Anjar (39), petugas keamanan di salah satu bank kawasan Harmoni saat ditemui detikcom Jumat (9/10/2020).

Dampak gas air mata bisa langsung terasa saat pertama kali terhidup. Dada terasa sesak juga bisa menjadi dampak gas air mata.

"Setelah terhirup, baru bereaksi pada kelenjar air mata jadi terasa pedih hingga mata berair," kata dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia beberapa waktu lalu.

Selain itu, dampak gas air mata juga bisa membuat seseorang merasa mual dan muntah. Berikut beberapa dampak gas air mata jangka pendek dikutip dari Medical News Today.

  • Rasa terbakar dan kemerahan pada mata
  • Penglihatan kabur
  • Rasa terbakar dan iritasi di mulut dan hidung
  • Kesulitan menelan
  • Mual dan muntah
  • Sulit bernapas
  • Batuk
  • Iritasi kulit
  • Ruam

Dampak gas air mata juga bisa disebut terjadi secara jangka panjang dalam beberapa kondisi. Berikut dampaknya:

  • Masalah pernapasan
  • Efek kesehatan mental
  • Kebutaan
  • Kerusakan otak
  • Kondisi kulit

Dampak gas air mata secara jangka panjang yang memicu kondisi fatal didasari sebuah studi 2017. Studi tersebut mengumpulkan data selama 25 tahun melihat dampak gas air mata pada tubuh.

Ada dua kematian yang tercatat dari 5.910 orang dalam penelitian ini. Pertama, keluarnya gas air mata di rumah seseorang yang menyebabkan kematian akibat gagal napas. Kematian kedua melibatkan benturan tabung gas air mata yang menyebabkan cedera kepala yang fatal.

Artinya, dampak gas air mata yang fatal dilatarbelakangi berbagai kondisi.

Apa yang harus dilakukan saat terkena efek gas air mata?

Apabila mata sudah terasa perih akibat dampak gas air mata, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyingkir sejauh mungkin dari lokasi kejadian. Selanjutnya, bilas dengan air bersih yang mengalir.



Simak Video "Ingat! Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan Walau di Dalam Ruangan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)